• KEMENHUB Minta Pelayaran Antarpulau NTT Tetap Dilakukan

    0

    Kupang, jurnalsumatra.com – Kementerian Perhubungan telah meminta PT. Flobamor untuk tetap membuka pelayaran feri antarpulau di Nusa Tenggara Timur (NTT), sambil menunggu proses penetapan dana subsidi.
    “Kementerian Perhubungan sudah meminta agar pelayaran feri antarpulau tetap dilakukan. Tidak boleh dihentikan karena akan mengganggu pelayanan,” kata Direktur Utama PT. Flobamor Hironimus Sori Wutun kepada Antara di Kupang, Selasa, terkait penghentian pelayaran.
    PT. Flobamor, perusahan milik Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, sempat menghentian pelayaran di daerah itu sejak awal Januari 2016, karena terkendala dana subsidi.
    Menurut dia, pada pertengahan Januari ada permintaan dari Kementerian Perhubungan agar kapal tetap beroperasi, tetapi karena disampaikan melalui lisan, sehingga pihaknya tidak berani mengambil keputusan.
    PT. Flobamor baru memutuskan untuk melanjutkan pelayaran antarpulau, mulai pekan lalu setelah mendapat surat permintaan dari Kementerian Perhubungan, ungkapnya.
    PT. Flobamor adalah perusahan milik pemerintah dan rakyat NTT yang saat ini dipercayakan untuk mengelola tiga kapal feri.
    Tiga kapal itu adalah KMP Pulau Sabu dengan rute Kupang-Kalabahi-Teluk Gurita-Ilewekak-Saumlaki PP, KMP Ile Boleng dengan rute Kupang-Deri-Lembata PP, dan KMP Sirung dengan rute Kupang-Ende.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com