• Kejati Tahan Dua Tersangka Pembebasan Lahan RSUP

    0

         Pangkalpinang, jurnalsumatra.com – Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung menahan dua tersangka kasus pembebasan lahan Rumah Sakit Umum Provinsi Tipe B Air Anyir pada 2009 senilai Rp34 miliar.
    “Kedua tersangka yakni Alamsyah sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Adaan Assad  sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Keduanya ditahan tadi sore sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung Happy Hadiastuti di Pangkalpinang, Rabu.

         Ia mengatakan kasus pembebasan lahan RSUP yang melibatkan kedua tersangka tersebut telah merugikan keuangan negara sekitar Rp3 miliar.
    “Kedua tersangka akan kami tahan hingga 20 hari ke depan guna penyidikan lebih lanjut. Saat ini keduanya telah dititipkan ke Lapas Tua Tunu hingga kasus ini dilimpahkan ke pengadilan,” katanya.
    Dikatakannya, selain segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Pangkalpinang, kasus tersebut dalam waktu dekat juga akan dilakukan pengembangan tersangka.

         “Sementara dua orang ini kami lakukan penahanan dan segera kami sidangkan. Terkait dengan pengembangan penahanan tersangkanlain juga akan kami lakukan dalam waktu dekat,” ujarnya.
    Sebelumnya pada kasus yang sama Kejati Bangka Belitung telah menahan Mursalin Anwar yang bertindak selaku spekulan tanah yang telah membeli tanah dari warga sekitar untuk dibebaskan oleh Pemprov Bangka Belitung untuk keperluan Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepulauan Bangka Belitung seluas 23 hektare.
    “Untuk tersangka Mursalin saat ini sudah dalam tahap persidangan. Penahanan terhadap para tersangka ini merupakan komitmen saya untuk menyelesaikan semua kasus yang masih menjadi pekerjaan rumah kami,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com