• Gubernur KEPRI Serahkan DPA

    0

    Tanjungpinang, jurnalsumatra.com – Gubernur Kepulauan Riau HM Sani menyerahkan daftar pelaksanaan anggaran (DPA) tahun 2016 sebagai tanda seluruh kegiatan pemerintahan di wilayah itu dapat dilaksanakan.
    HM Sani seusai menyerahkan DPA Kepri 2016 di Kantor Pemprov Kepri di Pulau Dompak Tanjungpinang, Selasa, mengingatkan seluruh satuan kerja perangkat daerah untuk melaksanakan kegiatan sesuai ketentuan yang berlaku.
    “Kegiatan pembangunan, pelayanan masyarakat harus dilaksanakan secepatnya, namun berlandaskan ketentuan yang berlaku. Jangan mengambil kebijakan dan melaksanakan kegiatan melanggar ketentuan, apapun alasannya,” katanya.
    Dalam mengelola anggaran, Sani mengingatkan seluruh satuan kerja perangkat daerah jangan hanya berpikir “yang penting kegiatan dilaksanakan”, melainkan harus memikirkan bagaimana kegiatan tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
    Setiap satuan kerja perangkat daerah harus mengukur kinerjanya, melakukan evaluasi dan memperbaiki setiap kekurangan dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan.
    “Pelayanan sangat penting. Tanpa pelayanan yang baik kepada masyarakat, masyarakat tidak merespons kegiatan yang dilakukan pemerintah,” ucapnya.
    Sani berharap Kejaksaan Tinggi Kepri selalu memberikan arahan hukum dalam pelaksanaan kegiatan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
    “Pemprov Kepri harus berkoordinasi dengan Kejati Kepri, terutama saat mengalami keraguan dalam melaksanakan kegiatan,” katanya.
    Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kepri Naharudin mengatakan APBD Kepri 2016 senilai Rp3,056 triliun, dengan rincian pendapatan Rp3,026 triliun, belanja Rp3,056 triliun dan pembiayaan netto Rp30 miliar.
    “Komponen belanja, terdiri dari belanja langsung (program dan kebijakan) 53 persen, belanja tidak langsung 47 persen (belanja pegawai, hibah, bagi hasil, bantuan keuangan dan belanja tidak terduga,” katanya.
    Berdasarkan hasil pembahasan anggaran antara pihak eksekutif dan legislatif Bapeda Kepri tahun ini mengelola Rp38 miliar, Disdik Rp240 milair, Dispora Rp24 miliar, Dinas Perhubungan Rp35, 4 miliar, BLH Rp27,3 miliar, Disduk Rp10 miliar, Badan Pengelola Perbatasan Rp8,99 miliar, DKP Rp53 miliar, Dinas PU Rp290 miliar dan Dinkes Rp34 miliar.
    Sementara RSUP Kepri di Tanjung Uban Rp63 miliar, RSUP Kepri di Tanjungpinang Rp129 miliar, Badan Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Rp11 miliar, Dinsos Rp15,9 miliar, BPBD Rp10 miliar, Disnaker Rp18 miliar, Dinas UKM dan Koperasi Rp22 miliar, Sekretariat DPRD Kepri RP128 miliar,  Dispenda Rp28 miliar, Inspektorat Daerah Rp12 miliar, Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan Rp80 miliar.
    Tahun ini Disperindag Kepri mengelolan anggaran sebesar Rp23 miliar, Distamben, Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Rp10 miliar, Disbub Rp11 miliar, Dispora Rp24 miliar, Kesbangpolinmas Rp10 miliar, Sekretariat Daerah Rp294 miliar, Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Rp32 miliar, dan Dispar Rp22 miliar.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com