• DPRD Desak Kepolisian Temukan Pimpinan Biro Umrah

    0

         Padang, jurnalsumatra.com – Komisi IV DPRD Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mendesak kepolisian segera menemukan pimpinan biro perjalanan umrah, PT Putra Tanjung Arafah Tour, yang diduga menipu sejumlah calon jamaah.
    “Persoalan ini harus segera diselesaikan. Ini menyangkut kepentingan orang banyak yang merugi hingga sekitar Rp3 miliar,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Surya Jufri Bitel saat mengadakan pertemuan dengan calon jamaah umroh dan SKPD terkait di Padang, Senin.
    Ia menegaskan jika memang kepolisian telah melayangkan surat pada Direktur PT Putra Tanjung Arafah Tour, Zulkifli hingga dua kali, maka pihak berwenang juga harus tegas memasukkannya dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) jika masih tidak dihiraukan.
    Zulkifli telah dilaporkan oleh perwakilan calon jamaah umrah yang tertipu ke Kepolisian Resor Kota Padang dengan nomor laporan STTL/114/K/1/2016/Spkt 21 Januari 2016.
    Dalam pertemuan pencarian solusi dari permasalahan calon jamaah umrah yang tertipu itu, turut hadir Kementerian Agama (Kemnag) Padang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Padang , Kepolisian, Badan Penanaman Modaldan Pelayanan Terpadu Satu Pintu(BPMPTSP) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait lainnya.
    Terkait dengan izin yang dimiliki PT Putra Tanjung Arafah Tour, Surya mengatakan di BPMPTSP hanya ada izin prinsip saja, sedangkan di Kemenag Padang tidak ada izin sama sekali.
    Menurutnya, Kemnag memaparkan hanya tiga biro perjalanan umrah yang terdaftar dan memiliki izin di daerah itu, sedangkan sekitar 18 lainnya belum melapor.
    “Kami minta Kemnag tidak mengizinkan biro umrah yang tidak memiliki izin beroperasi. Kemnag harus tegas dalam hal ini,” tegasnya.
    Selain itu, ia berharap masyarakat di Kota Padang yang akan melaksanakan umrah mencek terlebih dahulu perizinan biro umrah yang akan dipakai agar tidak terjadi penipuan serupa.
    Anggota Komisi IV Zulhardi Z Latif menyampaikan pihaknya juga akan bekerja sama dengan kepolisian untuk terus mencari informasi keberadaan biro umrah tersebut yang dikabarkan terdaftar di Jakarta.
    “Termasuk rekanan biro tersebut PT Azizi juga akan diselidiki,” ujarnya.
    Sementara Kepala Kantor Kemnag Padang, Japeri Jarab mengatakan hingga kini hanya tiga biro perjalanan umrah di daerah itu yang memiliki izin resmi.
    “Yang terdaftar ialah PT Armindo Jaya Tour di Jalan Bandar Purus, PT Rizki Internasional Travel di Pasar Pagu Raden Saleh dan PT Sianok Holyday Travel di Pangeran Beach Lolong,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com