• Dodi Alex Tetap Ambisi Bupati Muba

    0
    Dodi Alex Tetap Ambisi Bupati Muba

    Dodi Alex Tetap Ambisi Bupati Muba

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Setelah kekalahannya beberapa tahun lalu dalam pertarungan Pilkada Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumsel. Anggota DPR RI Dapil Sumsel, Dodi Reza Alex masih berambisi menjadi Bupati Muba dan kembali akan bertarung di Pilkada Muba.

    Dodi memastikan akan bertarung di Pilkada MUBA 2017. Dodi memastikan dirinya akan bertarung di Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sebagai Bupati periode selanjutnya. Penegasan itu disampaikannya saat melakukan jumpa pers di Black Canyon Coffee, Palembang Icon Mall, Minggu (21/2).

    “Saya terpanggil untuk maju. Untuk memberikan kontribusi kepada muba, menuju pembangunan lebih baik. Selama ini saya berjuang di pusat untuk sumsel, untuk lebih fokusnya, saya terpanggil ke Muba, supaya lebih baik lagi,” ungkap Dodi Reza Alex Noerdin.

    Untuk bertarung di Pilkada MUBA, Dodi akan merangkul semua partai yang ada, baik itu partai besar, partai menengah dan partai kecil. Dari koalisi partai inilah, nanti akan diputuskan calon pendampingnya. ” Bisa dari parpol, bisa juga dari birokrat,” kata Dodi.

    Dodi Reza Alex Noerdin menargetkan hanya perlu waktu dua tahun untuk percepatan dan meningkatkan pembangunan di Bumi Serasan Sekate.

    Dia ingin memberikan kontribusi kepada masyarakat Kabupaten Muba, dengan pembangunan yang lebih baik. Selama ini perjuangan dilakukan di pusat untuk sumsel. Sehingga, untuk lebih fokusnya, dirinya terpanggil untuk menjadi Bupati Muba.

    “Ada 3 hal atau program yang berhubungan dengan masyarakat. Pertama, infratsuktur jalan masih harus ditingkatkan, baik jalan antar pedesaan, jalan poros. Untuk menyelesaikan pembangunan pembangunan, dilakukan secara menyeluruh. Dikerjakan secara terintegrasi, sehingga jalan di Muba menjadi yang terbaik, dan memudahkan akses,” tegasnya

    “Kedua penerangan, karena listrik sangat dibuhtukan. Dimana, di Kabupaten Muba, Sumber Daya Alam (SDA) listrik tersedia. Hanya belum optimal gardu listrik di Sungai Lilin. Sudah ada suplay, gardu dan jaringan belum berfungsi. Program penerangan harus dikerjakan secara berkesinambungan. Saat ini, dalam sehari bisa 7 kali mati idup listrik di Muba. Termasuk daerah perairan yang sulit untuk tinggal dengan cahaya lampu. Lisrik sudah seperti barang mewah. Untuk mendapatkan listrik setengah hari saja sangat susah,” terangnya.

    “Ketiga air bersih, merupakan kebutuhan penting bagi masyartakat. Saya memprogramkan air bersih ke setiap pelosok desa. Saya belajar banyak 7 tahun ini di parlemen, masalah muba harusnya lebih mudah, fokus, anggaran ada, SDA ada, harus lebih optimal,” ungkapnya.

    Dia menambahkan, pihaknya juga tidak akan melupakan bidang pertanian, perkebunan. Bagaimana agar komoditas tersebut tidak dalam bentuk mentah.

    “Dengan merosotnya harga karet, kelapa sawit, tercekik sekarang. Boro-boro mendapat untung, petani justru berutang. Saya berupaya meningkatkan kaulitas, yang tepat guna, bagaimana membangun pabrik hilirisasi. Untuk menghasilkan produk dalam bentuk jadi/setengah jadi. Sehingga akan mendapatkan nilai tambah,” ujarnya.

    Menurutnya, untuk mewujudkan program tersebut harus dibarengi dengan pembangunan sarana pelayanan masyarakat, pendidikan, kesehatan yang penah dirintis sang ayah Alex Noerdin. Hingga saat ini menjadi program unggulan di Provinsi Sumatera Selatan.

    “Saya berharap nantinya pelayanan ditingkatkan, dan mulai dengan membangun ifnrastruktur. Saya optimis, bila saya diberikan amanah, persoalan tersebut dalam 2 tahun akan mendapatkan hasil lebih baik,” ungkapnya.(yuyun)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com