• Distanak Seruyan Inventarisir Ketersediaan Lahan Pertanian

    0

    Kuala Pembuang, Kalteng, jurnalsumatra.com – Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah akan inventarisir ketersediaan lahan potensial yang dapat digunakan sebagai lahan pertanian di wilayah itu.
    “Inventarisasi dilakukan untuk mengetahui luasan lahan yang dapat dimanfaatkan sebagai lahan pertanian, terutama untuk padi,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Seruyan Sugian Noor di Kuala Pembuang, Selasa.
    Ia mengatakan, inventarisir ketersediaan lahan pertanian akan dimulai dari tingkat desa, lalu dilanjutkan dengan pengajuan kepada bupati untuk ditetapkan sebagai lahan pertanian berkelanjutan yang tidak boleh dialihfungsikan untuk selain pertanian.
    “Lahan pertanian berkelanjutan itu nanti ditetapkan lewat Surat Keputusan (SK) Bupati,” katanya.
    Menurutnya, masalah alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan perkebunan telah menjadi kendala bagi pemerintah untuk mewujudkan Seruyan sebagai daerah yang surplus beras.
    “Masalah alih fungsi lahan menyebabkan tidak adanya kepastian akan ketersediaan lahan pertanian di Seruyan, tahun ini ada lahan pertanian namun belum tentu tahun depan ada,ż katanya.
    Mantan Assisten II Sekretaris Daerah (Sekda) Seruyan ini menambahkan, inventarisir dilakukan bukan hanya untuk memastikan luas lahan yang tersedia untuk pertanian, tapi juga untuk mengetahui karakteristik tanah serta potensi berbagai komoditas yang dapat dikembangkan pada lahan tersebut.
    “Inventarisir kita targetkan selesai tahun ini, sehingga daerah punya acuan untuk mengembangkan pertanian,” katanya.
    Ia melihat, tidak adanya kesesuaian antara karakteristik tanah dan jenis komoditas yang dikembangkan telah menjadi salah satu pemicu kegagalan atau penurunan produktivitas pertanian di “Bumi Gawi Hatantiring”.
    “Kalau ternyata memang inventarisir lahan cocoknya tanam pisang maka tidak usah dipaksa menanam padi. Kondisi tidak sesuai menjadikan produktivitas tidak akan maksimal atau bahkan gagal, akhirnya berujung pada pemborosan,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com