• DISPARBUD Yogyakarta Nilai Jawa Barat Pasar Potensial

    0

    Yogyakarta, jurnalsumatra.com – Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta terus menggencarkan promosi, salah satunya ke Jawa Barat yang dinilai menjadi salah satu pasar potensial karena banyak wisatawan dari daerah itu yang berkunjung ke Yogyakarta.
    “Selain Jawa Timur dan Jawa Tengah, wisatawan domestik asal Jawa Barat cukup banyak datang ke Yogyakarta. Hal ini yang perlu terus dikembangkan agar semakin banyak wisatawan yang datang,” kata Kepala Bidang Promosi dan Kerja Sama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Yogyakarta Yetti Martanti di Yogyakarta, Jumat.
    Salah satu upaya untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan dari Jawa Barat ke Yogyakarta adalah dengan menggelar promosi wisata dan menawarkan paket-paket wisata di Yogyakarta ke biro perjalanan wisata di Jawa Barat.
    “Kami rutin menggelar ‘table top’ dengan pelaku wisata di Jawa Barat untuk menawarkan paket wisata unggulan. Hasilnya pun cukup bagus,” katanya.
    Selain menawarkan paket wisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta juga memberikan pengetahuan kepada biro perjalanan wisata terkait kondisi di Yogyakarta termasuk kebiasaan yang ada agar wisatawan tetap nyaman.
    “Misalnya saja, bagaimana cara menawar makanan di pedagang kaki lima agar harga makanan yang dibayar tidak terlampau mahal. Tujuannya, supaya mereka nyaman,” katanya.
    Wisatawan dari Jawa Barat yang datang ke Yogyakarta didominasi pelajar atau rombongan dari perusahaan-perusahaan.
    Selain itu, lanjut dia, Kota Yogyakarta dan Kota Bandung memiliki nota kerja sama di bidang pariwisata, baik antardinas di lingkungan pemerintah daerah maupun antarpara pihak yang berkecimpung di industri pariwisata.
    Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan paket wisata ke Yogyakarta tidak bisa dipisahkan dengan tempat tujuan wisata lain yang berada di kabupaten sekitar seperti Sleman, Bantul hingga Gunungkidul.
    “Perlu ada kerja sama dengan kabupaten sekitar karena orang luar mengenal Yogyakarta meskipun mereka berkunjung ke Sleman atau kabupaten lain,” katanya.
    Sedangkan Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranawa Eryana mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan ke Yogyakarta terus meningkat.
    Namun, lanjut dia, pelaku wisata masih mengeluhkan kondisi infrastruktur di Kota Yogyakarta yang terkadang tidak mampu memenuhi kebutuhan wisatawan, salah satunya ketersediaan tempat parkir.
    “Hal ini perlu dicari solusinya secara bersama-sama. Tujuannya agar wisatawan yang datang ke Yogyakarta tetap nyaman,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com