• Dinsos Jateng Siapkan Pelatihan Keterampilan Warga Eks-Kalijodo

    0

         Magelang, jurnalsumatra.com – Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan program pelatihan untuk warga Kalijodo, DKI Jakarta, yang kembali ke daerah asal di Jateng terkait dengan penertiban kawasan di Ibu Kota Jakarta itu.
    Kepala Dinas Sosial Pemprov Jateng Rudy Apriyantono usai menyerahkan jabatannya sebagai Penjabat Wali Kota Magelang selama lima bulan terakhir kepada pejabat baru hasil Pilada 2015, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito-Windari Agustina, di Magelang, Kamis, mengatakan mereka akan mendapatkan pelatihan keterampilan terlebih dahulu di Balai Rehabilitasi Sosial Wanita Utama Kota Surakarta.
    “Kami siap menampung mereka dan memberikan pelatihan keterampilan agar selanjutnya bisa mengembangkan usaha atau bekerja,” katanya.
    Dinas Sosial Pemprov Jateng memiliki panti rehabilitasi untuk mereka di Kota Solo dengan daya tampung sekitar 80 orang eks-pekerja seks komersial.
    Ia menyebut penanganan terhadap mereka sebagai aksi sosial yang harus dilakukan oleh pemerintah.
    “Kita punya panti itu di Solo. Ini bagian aksi sosial yang harus dilakukan pemerintah. Pemerintah provinsi siap menampung mereka,” katanya.
    Ia menjelaskan mereka akan menjalani berbagai pelatihan keterampilan, seperti membatik dan salon kecantikan.
    Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa hingga saat ini masih sekitar 400 orang eks-anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang berada di Asrama Donohudan, Kabupaten Boyolali.
    Mereka, katanya, antara lain menjalani tahapan pengecekan terlebih dahulu oleh petugas, antara lain menyangkut usia, apakah lansia atau masih anak-anak.
    Selain itu, ujarnya, mereka yang masih usia produktif akan mendapat pelatihan pengembangan usaha produktif, sebagaimana arahan dari Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.
    “Kalau lansia ditempatkan di panti lansia, kalau untuk anak-anak bisa ditempatkan di panti di Magelang yang mengurus anak-anak untuk sekolahnya,” katanya.
    Ia mengaku setelah serah terima jabatan wali kota di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Magelang, akan langsung menuju Asrama Donohudan, Kabupaten Boyolali, guna mengecek penanganan petugas terhadap warga eks-anggota Gafatar itu.
    Di sela kunjungan kerja ke Kabupaten Banjarnegara, Kamis, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan kesiapan pemprov setempat menerima warga dari Kalijodo, DKI Jakarta, untuk disalurkan ke berbagai industri di daerah setempat.
    “‘Gak’ apa-apa (Disalurkan ke industri di Jateng, red.) asal dilatih dulu, mereka juga harus dapat pekerjaan,” katanya.
    Menurut Ganjar, Jawa Tengah harus menjadi jangkar bagi Indonesia ketika ada masyarakat bermasalah dan semua pihak tidak ada yang menerima.
    “Jateng harus siap menerima, sebab kalau tidak dia akan terusir dari republik ini,” ujarnya.(anjas)

     

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com