• DINKES: Tidak Ditemukan Warga Terjangkit Virus Zika

    0

    Jambi, jurnalsumatra.com  – Dinas Kesehatan Provinsi Jambi menyatakan sejauh ini pihaknya tidak menemukan dan menerima laporan tentang adanya warga yang terjangkit virus Zika.
    “Sejauh ini belum ada laporan dari kabupaten dan kota serta lembaga terkait adanya warga terjangkit virus Zika,” kata Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi, Kaswendi di Jambi, Selasa.
    Dijelaskan Kaswendi, virus Zika adalah virus yang disebarkan melalui nyamuk aedes agypti. Di Indonesia, nyamuk jenis ini dikenal karena menjadi penyebab utama demam berdarah dengue (DBD).
    Menurutnya, virus Zika belum bisa dikatakan berbahaya, karena belum ada penemuan atau literatur yang benar-benar memuat keterkaitan virus tersebut dengan kasus-kasus kematian.
    Virus Zika katanya dapat dikenali dengan dengan gejala-gejala seperti, sakit kepala, demam, mata ruam dan juga merah.
    Pengobatannya, kata Kaswendi, juga dapat ditangani sebagaimana penanganan penyakit DBD, yakni dengan istirahat dan juga perbanyak minum air putih.
    “Yang terpenting adalah membasmi sumber virus itu sendiri, yaitu nyamuk aedes agypti. Jangan pikir nyamuk ini suka air kotor. Nyamuk ini malahan suka hidup di air bersih. Makanya disarankan menguras bak mandi dan tempat penampungan air secara rutin, agar nyamuk itu tidak berkembang biakm” ujarnya.
    Sementara untuk kasus DBD di Jambi, kata Kaswendi terhitung 1 sampai  dengan 23 Januari 2016 ini tercatat 398 kasus, dengan terbanyak di Kota Jambi, yakni sebanyak 201 kasus dan terkecil di Tebo dengan dua  kasus.
    “Untuk kasus DBD ini ditahun ini saja sudah merengut nyawa tiga korban, masing-masing satu di Kota Jambi, Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Merangin,” katanya menambahkan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com