• Di Sumsel, Ratusan Hektare Sawah Gagal Panen

    0

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan mencatat terdapat 2.722 hektare lahan sawah yang terkena banjir di provinsi itu. Banjir saat musim penghujan tahun ini telah membuat seluas 312 ha gagal panen (puso).

    Adapun daerah yang terkena banjir, yakni Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Muara Enim, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara (Muratara) dan Pali.

    Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumsel, Erwin Noor Wibowo, mengatakan pihaknya memastikan bencana banjir itu tidak menganggu produksi padi Sumsel pada tahun ini. “Tidak menganggu produksi, masih aman dan untuk yang banjir ini akan segera mendapat bantuan dari pemerintah,” katanya saat dihubungi jurnalsumatra.com, Kamis (18/2).

    Erwin mengemukakan, pemerintah daerah segera mengajukan penggantian benih cadangan untuk sawah petani yang terkena banjir. “Banjir terluas di Muratara seluas 1.484 ha dengan puso seluas 268 ha, disusul Muratara 33 ha yang puso.”

    Pemprov Sumatra Selatan menargetkan produksi padi dapat mencapai 4,7 juta ton gabah kering giling (GKG) sepanjang tahun ini. Dia mengatakan, pihaknya menargetkan areal tanam padi ditarget dapat seluas 1,07 hektare pada tahun ini. “Kami juga akan mengupayakan pembukaan lahan baru untuk tanam padi, rencananya ada cetak sawah seluas 14.000 ha.”

    Dia menambahkan, target produksi 4,7 juta ton GKG itu mengalami peningkatan dibandingkan dengan realisasi produksi pada 2014 yang mencapai 3,6 juta ton (angka tetap).

    Sementara itu, Perum Bulog Divre Sumsel menjamin stok beras dalam kondisi aman meskipun sebagian sawah di Sumsel terendam banjir. Kepala Perum Bulog Divre Sumsel, Miftahul Adha, mengatakan stok beras di gudang Bulog cukup sampai lima bulan ke depan. “Stok cukup sampai lima bulan lebih, di samping itu kami juga sedang menyiapkan pembelian gabah dari petani pada Maret 2016.”

    Dia mengatakan, Bulog menargetkan dapat menyerap sebanyak 150.000 ton gabah kering giling (GKG) sepanjang tahun ini. “Musim panen pertama ini kami targetkan 70% persen(yuyun)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com