• Di Palembang, Ratusan Sekolah UNBK

    0

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Setidaknya 84 sekolah di Palembang, 439 sekolah negeri dan 200-an sekolah swasta di Sumatera Selatan dipastikan bisa menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau Computer Based Test (CBT) tahun 2016 ini. Namun sampai saat ini server komputer di pusat Jakarta masih mengalami kendala dalam running program saat diakses. Di Sumsel, kesiapan Dinas Pendidikan sudah siap menyelenggarakan UNBK.

    Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Drs Widodo MPd, setelah mengikuti rapat Sharing (dengar pendapat-red) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK-2) Sumatera Selatan dengan Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan di ruang Sidang Badan Anggaran DPRD Prov, Senin (15/02).

    Peberlakuan sistim pelaksanaan UNBK ini tidak diterapkan pada semua sekolah, hanya sekolah yang memenuhi standar teknis saja yang akan menyelenggarakan UNBK. Seperti contoh di sekolah yang belum memiliki fasilitas konputer atau daerah terpencil yang belum dialiri listrik.

    Bahkan Widodo melarang, “Tidak boleh, sekolah yang belum memiliki jaringan, komputer dan listrik untuk menyelenggarakan UNBK, tidak boleh, apalagi membebani orang tua siswa,” tegasnya.

    UNBK adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.

    Untuk sekolah-sekolah di kota Palembang hampir seluruhnya siap dibanding daerah-daerah lain di Sumsel. Palembang tergolong yang paling siap secara fisik, karena saran komputer, jaringan internet dan listrik sudah tersedia.

    Saat ditanya kendala aliran listrik padam saat ujian berlangsung, Widodo menjawab, pihaknya akan melakukan MoU dengan pihak PLN agar saat pelaksanaan tidak menjadi kacau. “Saya harus pastikan dengan pihak PLN dengan melkukan MoU”, tutupnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulianto, S.Pd, MM saat dimintai keterangan sekolah untuk melaksanakan UNBK di Palembang. “Sekolah tingkat SMA sebanyak 21, tingkat SMK 13 sekolah, dan SMP sebanyak 8 sekolah yang siap melaksanakan UN CBT, yang lain masih menggunakan manual (Paper Base Test –red),” ujarnya.

    Sama seperti yang dingkapkan Widodo, Zulianto juga mengunggkapkan bahwa tidak seluruhnya sekolah diberlakukan UNBK/CBT, karena masih kekurangan perangkat lunak seperti jaringan internet dan komputernya.

    Sementara ditanya tentang arus listrik PLN, Zulianto menjawab, sekolah disiapkan genset yang kapasitas bisa menghidupkan sejumlah komputer, pihak PLN juga sudah disurati agar sekolah yang melaksanakan CBT tidak padam aliran listrik PLNnya.(yuyun)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com