• Dana PKH Di Palembang Dibagikan April 2016

    0

        Palembang, jurnalsumatra.com – Pembagian dana bantuan Program Keluarga Harapan tahap pertama 2016 untuk warga Kota Palembang, Sumatera Selatan, akan dibagikan PT Pos Indonesia pada April.
    “Jika tidak ada hambatan, seperti tahun-tahun sebelumnya pembagian dana bantuan PKH untuk triwulan pertama bisa dilaksanakan tepat waktu pada April 2016,” kata Kepala Kantor Pos Besar Merdeka Palembang Rodi Herawan di Palembang, Jumat.

        Dia menjelaskan pembagian dana PKH untuk 19.157 warga Palembang yang tergolong dalam Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) sepanjang 2015 berjalan dengan baik sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah dalam hal ini Kementerian Sosial.
    Jumlah penerima dana bantuan PKH pada 2016 ini diperkirakan sama dengan tahun sebelumnya sebanyak 19.157 orang atau sedikit mengalami penurunan dari data sebelumnya yang mencapai 19.508 orang.
    Pelayanan pembagian dana bantuan yang telah berjalan dengan baik itu akan terus dipertahankan bahkan kualitasnya akan lebih ditingkatkan sehingga masyarakat penerima bantuan dapat merasa nyaman dalam proses pengambilannya di Kantor Pos, katanya.

        Sementara Plt Kepala Dinas Sosial Sumsel Belman Karmuda menjelaskan bahwa sejak lima tahun terakhir dana bantuan PKH dibagikan empat kali dalam setahun kepada ibu dan anak dari RTSM yang memenuhi persyaratan terkait dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) seperti pendidikan serta kesehatan.
    “Setiap RTSM memperoleh bantuan berupa uang tunai dengan jumlah bervariasi berkisar Rp1,5 juta hingga Rp2,8 juta yang dibagikan secara bertahap empat kali dalam setahun,” ujarnya.

        Program keluarga harapan merupakan salah satu upaya pemerintah untuk melakukan penanggulangan kemiskinan di wilayah kabupaten dan kota.
    Tujuan dari PKH itu antara lain dapat mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama dari keluarga yang sangat miskin.
    Meningkatkan kondisi sosial ekonomi RTSM, meningkatkan taraf pendidikan anak-anak, meningkatkan status kesehatan dan gizi ibu hamil, ibu nifas, dan anak di bawah usia enam tahun, serta meningkatkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan khususnya bagi keluarga dari rumah tangga sangat miskin, kata Belman.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com