• Bupati Rejanglebong Akan Pindahkan RSUD Curup

    0

        Rejanglebong, jurnalsumatra.com – Bupati Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu, Ahmad Hijazi akan memindahkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup ke perbatasan dengan Kabupaten Kepahiang.
    Bupati Hijazi seusai acara pisah sambut dengan penjabat Bupati Rejanglebong Andi Roslinsyah bertempat di Rejanglebong, Senin, menjelaskan pemindahan lokasi RSUD Curup ke Jalan Dua Jalur perbatasan dengan Kabupaten Rejanglebong itu karena tempat yang sekarang sudah tidak strategis, selain tidak memiliki izin lingkungan.
    “RSUD Curup itu kondisinya saat ini sudah tidak layak lagi. Selain itu pembangunannya tidak memiliki analisis mengenai dampak lingkungan atau amdal. RSUD Curup akan saya pindahkan ke RSUD di Jalan Dua Jalur yang dibangun semasa saya menjadi Bupati Rejanglebong tahun 2000-2005,” katanya.
    Kondisi RSUD Curup yang terletak di Jalan Dwi Tunggal Kecamatan Curup itu saat ini kata dia, sudah tidak memungkinkan lagi menjadi sarana perobatan masyarakat selain berada di dekat permukiman penduduk juga tidak memiliki sarana infrastruktur pengolahan air limbah (ipal).
    Akibatnya, limbah rumah sakit ini mencemari lingkungan dan mengganggu warga terutama saat musim hujan.
    Pembangunan rumah sakit di Jalan Dua Jalur perbatasan Rejanglebong dengan Kabupaten Kepahiang itu, kata dia, dibiayai oleh Bank Pembangunan Asia (ADB) pada 2003 dengan anggaran puluhan miliar rupiah. Lahannya 5,5 hektare.
    Keberadaan rumah sakit itu sendiri kata dia, seharusnya setelah dirinya tidak lagi menjabat bupati kala itu sudah bisa difungsikan, karena pengerjaannya telah rampung. Namun sayang bangunan itu tidak dipakai dan bupati terpilih selanjutnya malah membangun rumah sakit baru ditengah-tengah kota.
    “Lokasi rumah sakit di Jalan Dua Jalur itu sangat nyaman dan jauh dari kebisingan dan memiliki lahan yang cukup luas, saya berjanji untuk membangunnya kembali mulai tahun ini sehingga nantinya rumah sakit itu menjadi tempat berobat orang sakit dari berbagaid aerah atau rumah sakit rujukan regional,” ujarnya.
    Jika rumah sakit inih dipindahkan, tambah Hijazi, bangunan RSUD Curup bisa digunakan untuk kampus perguruan tinggi yakni Universitas Rejanglebong (Unirel) yang merupakan gabungan dari univeristas yang sudah ada.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com