• BNN Terima Setoran Bandar Narkoba Pagaralam

    0

    berita_142394_800x600_bnn-logoPagaralam, jurnalsumatra.com -Tertangkapnya bandar besar narkota lintas provinsi Sumsel dan Bengkulu, mengungkapkan jika sejumlah pihak ikut menikmati hasil penjualan narkoba baik dari kalangan masyarakat umum, polisi dan termasuk Badan Narkotika Nasional (BNN), Kota Pagaralam.

    “Berdasarkan pengakuan dan data dari tersangka Jonson alias Entong bandar narkoba terbesar di Pagaralam ini menyebutkan sejumlah nama yang menerima setoran termasuk BNN Rp2 juta per bulan,” kata Kapolres AKBP Hendra Gunawan melalui Kapolsek Dempo Tengah, Ipda Jatras.

    Dia mengatakan, memang ada sejumlah nama yang disebutkan Entong menerima setoran setiap bulan, namun sekarang masih proses pengembangan jadi belum bisa disebutkan secara rinci.

    “Semua masih proses penyelidikan khusus bagi siapa saja yang menerima setoran termasuk jaringan peredaran narkoba dari tersangka Entong,” kata dia.

    Ditemukan sejumlah senjata tajam (sajam) yang dibungkus dengan kertas kresek(kantong plastik),mata uang dollar. sejurus kemudian rumah Entong di pasang police line.,aksi ini mengundang kerumunan warga yang ingin menyaksikan penggerebekan gembong narkoba yang selama ini terbilang licin dan meresahkan masyarakat banyak.

    Penggerebekan ini semua satuan dikerahkan, polisi masih terus melakukan penyelidikkan,didalam rumah target ditemukan beberapa unit speda motor yang diduga kuat kaitannya dengan aktifitas Entong selaku gembong narkoba.

    “Selama ini target ini ramai diperbincangkan dan mengarah ke Entong “Bukan rahasia umum si dia (Entong) gembang narkoba Pagaralam yang selama ini. Akhirnya ditemukan brankas hitam yang digunakan untuk mnyimpan narkoba dan juga. Pembungkus kain songket untuk nyimpan barang (naroba).

    Diamankan berupa 1 unit power bank, beberapa buah hand phone berbagai merk, buku tabungan, uang tunai sebesar Rp.200 juta lebih, 10 buah botol minuman mineral.

    Kemudian turut diamankan juga, 7 unit sepeda motor berbagai jenis,bungkus plastic klip shabu besar 1000,yang kecil 650 kosong dan 18 bungkus paket kecil berisikan shabu dan 4 buah buku catatan ,perhiasan berupa cincin,kalung dan gelang emas, dua buah samurai.

    Sementara itu Kepala BNN Kota Pagaralam, Sudran Gafar S.Sos membatah jika BNN terima setoran Rp2 juta dari Entong badar narkoba yang baru saja ditangkap. “Saya tidak menerima setoran narkoba dan akan meneyelidiki siapa yang disebutkan Entong menerima uang dari BNN,” ungkap dia. (Asa)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com