• Berkali Kali Irigasi Dilaporkan Rusak Belum Tersentuh

    0

    Lahat, jurnalsumatra.com – Dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini, saluran irigasi yang mengaliri areal persawahan lebih kurang seluas 5 hektar (Ha) milik masyarakat Desa Singapore, Kecamatan Kota Agung rusak parah, padahal kerap kali dilaporkan, agar diperbaiki, akibat dari musibah bencana alam.

    Hal ini, disampaikan Kepala desa (kades) Singapore, Arsito Hasan, menurutnya, saluran irigasi tersebut sama sekali tidak bisa diperbaiki lagi, oleh sebab itu, harus mempergunakan pipa.

    “Irigasi sawah 5 Ha, dusun II, Desa Singapore, Kecamatan Kota Agung, susah diperbaiki, jadi menggunakan pipa sepanjang 1,5 KM dalam mengaliri, sistem dibendung,” tuturnya lugas saat ikuti Musrenbang.

    Oleh sebab itu, Ia mengharapkan, kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lahat melalui instansi terkait, agar sekiranya dapat masuk dalam skala prioritas guna mewujudkan, sementara waktu ini warga desa membuka jalur lain guna mengaliri areal persawahan tersebut.

    “Memang sangat sulit untuk memperbaiki lagi, dikarenakan kondisi di lapangan tidak memungkinkan lagi, melalui musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) inilah kami meminta dapat diwujudkanm” kata Arsito lagi.

    Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lahat, Drs Masroni melalui Sekretaris, Drs Khairullah MT menyebutkan, tentunya melalui musrenbang ini, usulan-usulan yang masuk tersebut akan disaring.

    “Jelas, kalau berdasarkan laporan yang ada semuanya urgent. Namun, tidak semua, ada sifatnya memang menjadi skala prioritas dalam pembangunan kedepan, oleh sebab itu, kita tampung usulan mereka,” ungkap Khairullah. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com