• Bengkulu Catat 511 Kasus DBD Selama 2016

    0

         Bengkulu, jurnalsumatra.com – Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu mencatat ada 511 kasus demam berdarah dengue (DBD) sejak Januari hingga 17 Februari 2016 dengan jumlah kasus terbanyak di Kota Bengkulu dan Kabupaten Kepahiang.
    “Kami memperkirakan sampai akhir Februari nanti masih tinggi kasusnya, tapi upaya penanggulangan masih berjalan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Amin Kurnia di Bengkulu, Kamis.
    Pada Januari 2016 Dinkes mencatat ada 297 kasus DBD dan sebanyak 214 kasus sejak 1-17 Februari 2016.
    Dari jumlah kasus tersebut, pasien terjangkit DBD yang meninggal dunia sebanyak 11 orang.
    Korban meninggal dunia menurut dia sebagian besar karena penanganan yang terlambat.
    “Kalau ada gejala demam sebaiknya langsung periksa untuk penanganan dini, jangan sampai parah baru dibawa ke klinik kesehatan, ini sering terlambat ditangani,” katanya.
    Menurut Amin, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kabupaten dan kota untuk penanggulangan penyakit menular itu.
    Satuan tugas penanggulangan DBD yang ada di tingkat kabupaten dan kota juga sudah diaktifkan sebagai bagian dari upaya penanggulangan.
    Sementara Dinas Kesehatan Kota Bengkulu yang sudah menetapkan status kejadian luar biasaa (KLB) untuk DBD sudah membentuk satuan tugas juru pemantau jentik nyamuk (Jumantik) Aedes Aegypti, nyamuk penular penyakit DBD.
    Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu Herwan Antoni mengatakan seorang Jumantik akan bertanggungjawab untuk satu RT.
    “Pembentukan satgas ini terbukti cukup berhasil menekan kasus DBD karena itu kami bentuk untuk menanggulangi penyakit yang sudah masuk status KLB,” katanya.
    Petugas yang ditunjuk itu akan datang ke rumah-rumah warga untuk memantau kebersihan lingkungan.
    Program itu diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan sehingga terhindar dari penyakit.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com