• 47 EKS Anggota Gafatar Teridentifikasi Warga Bantul

    0

    Bantul, jurnalsumatra.com – Sebanyak 47 eks anggota Gerakan Fajar Nusantara yang ditampung di Youth Center Daerah Istimewa Yogyakarta setelah dikirim dari Asrama Donohudan Boyolali teridentifikasi sebagai warga Kabupaten Bantul.
    “Sesuai hasil identifikasi terhadap eks anggota Gafatar di DIY kemarin, untuk warga Bantul hanya ada 47 orang, dan semoga jumlahnya tidak bertambah dan itu saja,” kata Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bantul, Sumasriyana di Bantul, Senin.
    Menurut dia, jumlah warga Bantul eks anggota Gafatar yang dipulangkan dari wilayah eksodusnya di Kalimantan Barat tersebut berbeda dengan informasi awal yang pihaknya terima stau sebelumnya ada identifikasi kembali yaitu sekitar 80 orang.
    Pihaknya tidak mengetahui pasti penyebab perbedaan jumlah warga eks Gafatar setelah diidentifikasi petugas kependudukan dibanding sebelum itu, namun pihaknya menduga saat itu tidak sedikit warga eks Gafatar yang mengaku dari DIY dan Jawa Tengah.
    “Memang kemarin katanya jumlahnya 80an orang dari sekitar 270 orang eks Gafatar asal DIY yang dibawa dari Donohudan, namun ternyata hanya 236 orang, itu karena kemungkinan ada yang mengaku dari Yogyakarta-Jateng,” katnya.
    Ia mengatakan, pihaknya belum mengetahui rincian sebaran kecamatan dari 47 eks anggota Gafatar asal Bantul itu, namun mereka termasuk ke dalam 20 kepala keluarga (KK), yang tiap KK ada yang hanya orang tua, namun ada juga beberapa anak.
    “Dari 20 KK terdiri 47 jiwa itu tentu memiliki latar belakang yang tidak sama semua, memang ada informasi sebagian dari mereka yang sudah tidak punya apa-apa karena rumah sudah dijual, namun itu juga perlu dipastikan,” katanya.
    Sementara itu, ia mengatakan, saat ini 47 warga tersebut masih berada di tempat penampungan yang disediakan Pemda DIY bersama warga eks Gafatar asal DIY lainnya itu, dan rencanya pada Selasa (2/2) akan dikirim ke kabupaten.
    “Sesuai hasil rapat terakhir, rencana pejemputan besok (Selasa, 2/2) pagi dengan menggunakan tiga bus. Setelah dijemput mereka rencananya akan ditempatkan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Sewon,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com