• 1.200 Lampion Semarakkan Perayaan Imlek Bersama Mataram

    0

    Mataram, jurnalsumatra.com- Koordinator perayaan silaturahim budaya Imlek bersama 2567 Rianto menyebutkan, sekitar 1.200 lampion akan terpasang untuk menyemarakkan kegiatan Imlek bersama tahun 2016 di Kota Mataram pada Sabtu (20/2).
    “Dari 1.200 lampion yang kami targetkan, saat ini sudah terpasang sekitar 300 lampion di Jalan AA Gede Ngurah Cakranegara,” katanya dalam rapat persiapan pelaksanaan silaturahim budaya Imlek bersama 2567 di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin.
    Kegiatan Imlek bersama ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahim sekaligus sebagai ajang promosi daerah, sebab sejumlah perwakilan dari RRT akan datang ke Kota Mataram.
    Menurutnya, pemasangan 1.200 lampion tersebut akan dipasang di sepanjang Jalan AA Gede Nguran dan Jalan Pejanggik yang menjadi pusat pelaksanaan kegiatan.
    Dalam pemasangan lampion itu, pihaknya bekerja sama dengan jajaran aparat kepolisian dan Dinas Pertamanan Kota Mataram.
    “Pemasangan lampion kita lakukan pada malam hari, saat arus kendaraan sudah sepi sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas,” ujarnya.
    Lampion ini, katanya, merupakan salah satu ciri khas warga Tionghoa dalam perayaan tahun baru Imlek.
    Menurut dia, untuk menyukseskan kegiatan silaturahim budaya Imlek bersama 2567 yang baru pertama kali digelar ini pihaknya telah melakukan persiapan secara maksimal termasuk untuk keamanannya.
    “Apalagi pada saat acara hiburan rakyat yang akan berlangsung pukul 19.30 WITA hingga selesai, diprediksi ribuan warga akan menjadi penonton,” katanya.
    Dalam rapat persiapan itu, Rianto menjabarkan seluruh persiapan kegiatan, dan menyampaikan empat acara inti yakni pawai kebudayaan, pasar murah, kuliner nusantara dan hiburan rakyat.
    Menurut dia, pawai kebudayan akan menampilkan berbagai jenis kebudayaan daerah diikuti sekitar 500 orang dan akan melibatkan perwakilan pelajar di daerah ini.
    Sementara di pasar murah, panitia telah bekerja sama dengan sejumlah produsen dan distributor di kota ini, akan menjual berbagai kebutuhan pokok dan alat tulis kertas dengan sasaran masyarakat menengah ke bawah.
    “Untuk pasar murah ini, kami menyiapkan 20 stan. Sementara untuk kuliner nusantara, kita bekerja sama dengan Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) menyiapkan 50 pedagang, belum termasuk 80 PKL yang sudah ada,” sebutnya.
    Ia mengatakan, untuk hiburan yang akan ditampilkan adalah kesenian nusantara, kesenian akrobatik dari Zhejiang dan RRT Orkestra yang dipusatkan di persimpangan Cakranegara. Karena itu, pemerintah kota pada Sabtu malam akan menerapkan “car free night” di Jalan Pejanggik dan Jalan AA Gede Ngurah.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com