• Wabup Berharap Dayah Tangkal Aliran Sesat

    0

        Banda Aceh, jurnalsumatra.com – Wakil Bupati Aceh Tengah, Khairul Asmara berharap dayah atau pesantren menjadi penangkal alirat sesat yang kerap meresahkan masyarakat.
    “Besarnya rongrongan berbagai aliran menyimpang dalam agama kerap membuat resah masyarakat, sehingga perlu upaya berbagai pihak untuk mengantisipasi berkembangnya faham atau aliran yang tidak sesuai dengan Al Quran dan hadis,” katanya di Takengon, Kamis.
    Ia menjelaskan peran untuk menangkal berkembangnya aliran sesat tersebut dapat dilakukan oleh dayah yang telah mengakar sebagai lembaga pendidikan agama Islam di tengah masyarakat.
    Dalam pertemuan dengan ulama dan pimpinan dayah di Kabupaten itu, ia mengatakan dayah memiliki peran sentral dalam mengantisipasi berkembangnya aliran yang tidak sesuai dengan tuntunan Islam yakni dengan membekali santri maupun melalui sosialisasi yang dilakukan dalam mimbar-mimbar keagamaan.
    Khairul juga meminta dayah untuk memberi informasi kepada pemerintah daerah berkaitan dengan indikasi aliran yang menyimpang berikut pula solusi-solusi persuasif untuk mengatasinya.
    “Setiap pertemuan yang dilakukan dayah hendaknya ada rekomendasi yang harus dilakukan atau ditempuh oleh Pemerintah Daerah maupun masyarakat berkaitan dengan dinamika kehidupan beragama,” katanya.
    Ketua Himpunan Dayah Aceh Tengah, Tgk Adami mengatakan selama sebulan sekali seluruh pimpinan dayah mengadakan pertemuan untuk membahas berbagai perkembangan maupun permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com