• Tidak Dianggap Bupati OKI, Warganya Ngadu ke Gubernur

    0
    Tidak Dianggap Bupati OKI, Warganya Ngadu ke Gubernur

    Tidak Dianggap Bupati OKI, Warganya Ngadu ke Gubernur

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Merasa Tidak dianggap Bupatinya puluhan warga Desa Ujung Tanjung, Kecamatan Tulung Selapan, OKI, Kamis (14/1), mendatangi kantor Pemprov Sumsel. Mereka mengadukan kemelut lahan yang dihadapi dengan PT Samora Usaha Jaya. “Kami ingin bertemu Gubernur agar membantu kami. Kami ingin agar hak rakyat dikembalikan,” kata Rusman, koordinator warga, saat berorasi.

    Massa akhirnya ditemui Asisten Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Sumsel Ruslan Bahri. Kepada Ruslan, Rusman menuturkan, warga sengaja beramai-ramai datang ke kantor Gubernur Sumsel karena sebelumnya mereka sudah menyampaikan masalah ini ke Pemkab OKI namun tidak ada penyelesaian.

    Dia menuturkan, ada sekitar 800 hektar lahan warga yang digarap secara turun temurun, kini dikuasai PT Samora. Perusahaan tersebut mengaku membeli lahan itu dari tim desa.

    “Padahal lahan itu sudah diolah warga sejak dulu sebagai sawah tadah hujan dan sawah musiman,” kata Rusman, pada jurnalsumatra.com. Karena itu, selain meminta kembali hak atas lahan, Rusman menyatakan, warga juga minta agar aparata terkait menindak oknum desa yang telah menyalahgunakan wewenang dengan memengeluarkan surat pembebasan lahan sehingga muncul kemelut ini.

    Menanggapi hal ini, Ruslan berjanji segera memanggil pihak terkait untuk mencari pemecahannya. Mulai dari warga, pihak perusahaan, unsur desa, hingga instansi terkait di Pemkab OKI. “Segera kita cari solusinya, mudah-mudahan tidak ada yang dirugikan dari solusi yang didapat nanti,” kata Ruslan.

    Ruslan menambahkan”Kami sudah berkoordinasi dengan biro pemerintahan dan akan memanggil semua unsur baik itu sekda kepala desa dan pihak masyarakat, nanti kita akan mencari solusi. Setelah rapat nanti akan ada mendapat pemecahan dari konflik yang dihadapi kita akan cari solusi bersama, nanti kita pastikan tidak akan ada yang dirugikan”,jelasnya

    kamis depan akan kita akan undang mulai dari pemerintah kabupaten dan masyarakat dan aparat di kabupaten dan perusahaan yang terkait, Tambahnya.(yuyun)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com