• SULTENG Bentuk Tim Kajian Akia

    0

    Palu, jurnalsumatra.com- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk tahun 2016 membentuk tim Kajian Angka Kematian Ibu dan Anak guna meminimalisir angka kematian ibu dan anak.
    Kepala Bidang Bina Upaya Kesehatan (BUK) Dinas Kesehatan Sulteng, Nurhasni di Palu, Jumat, mengatakan tim kajian saat ini dalam proses merampungkan dokumen kajian dalam menanggulangi AKIA yang setiap tahun meningkat.
    “Kami sudah melaksanakan konsultasi dengan gubernur Sulteng dan respon beliau sangat positif,” katanya.
    Kata dia, tim kajian akan diintegrasikan dengn tim advokasi yang bekerja langsung dimasyarakat sehingga untuk tahun 2016 ini, angka kematian dapat dikurangi.
    Ia juga menerangkan salah satu upaya yang akan di kaji adalah kerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA), untuk mengurangi tingginya Angka Kematian Ibu (AKI). Karena instansi tersebut juga berperan dalam mengadvokasi pasangan yang akan membina rumah tangga nantinya.
    Menurutnya pemantauan yang dilakukan sejak usia remaja atau pada Wanita Usia Subur (WUS) dengan pemberian vitamin. Kemudian, ketika mereka menikah peran KUA untuk melaporkan kepada bidan setempat, agar nantinya mereka bisa dipantau sebagai Pasangan Usia Subur (PUS).
    Ia menjelaskan upaya yang dilakukan untuk meminimalkan angka tersebut tidak hanya dilakukan oleh instansi kesehatan saja, tetapi peran lintas sektor juga dibutuhkan. Upaya-upaya pemantauan yang dilakukan sejak perempuan masih remaja, setelah menikah, saat hamil dan saat melahirkan.
    Berdasarkan Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SKDI) 2012, angka kematian ibu sebanyak 379 per 100 ribu kelahiran. Menurut dia, data SKDI merupakan data comunitas. Sementara data facilitas atau berdasarkan laporan dari kabupaten/kota angka kematian ibu tahun 2014 sebanyak 107 orang dan tahun 2015 sampai triwulan III sekitar 85 orang.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com