• Setara Institute Sesalkan Lemahnya Intelijen Negara

    0

    Jakarta, jurnalsumatra.com – Ketua Setara Institute Hendardi menyesalkan kelemahan kinerja intelijen negara yang gagal mendeteksi dan mencegah teror di kawasan Sarinah dan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis.
    “Siapa pun pelakunya dan motif tindakan teror ini, Polri harus bertindak cepat, tepat, dan akurat sehingga setiap penanganan terorisme dapat dipertanggungjawabkan dan mampu mengurai jejaring yang lebih luas. Polri telah memiliki kemampuan menangani teror semacam ini,” kata Hendardi, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis.
    Ia berharap masyarakat tetap waspada dan tidak perlu panik, berbagai imbauan yang menebarkan kebencian terhadap simbol-simbol asing tidak perlu ditanggapi berlebihan.
    “Polri diharapkan memberikan update informasi berkala kepada masyarakat untuk menjawab kecemasan publik, akibat adanya informasi mengenai adanya ancaman serupa di beberapa lokasi lain,” katanya.
    Presiden Joko Widodo, tambah dia, harus memastikan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk bekerja lebih efektif dalam mendeteksi berbagai ancaman yang masuk ke Indonesia.
    Kamis, bom meledak di sekitar pelataran depan pusat perbelanjaan Sarinah, mulai pukul 10.40 WIB. Ledakan terjadi hingga enam kali.
    Terpantau dari Wisma Antara di Jalan Medan Merdeka Selatan, asap ledakan sempat membubung tinggi dan ledakan terdengar keras dan getarannya terasa cukup keras.
    Ledakan kedua terdengar sekitar pukul 10.53 WIB. Baku tembak terjadi di depan Sarinah setelah suara ledakan ketiga terjadi. Pos polisi yang ada di perempatan Sarinah tampak hancur. Sementara, ledakan kembali terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Ledakan kelima terjadi 11.03 WIB, dan ledakan keenam pukul 11.04 WIB.
    Tiga orang tampak tergeletak di dekat pos polisi perempatan Sarinah pascaledakan terjadi. Korban tergeletak di dekat pos polisi yang sudah hancur.
    Hingga saat ini lokasi masih disterilkan karena baku tembak antara polisi dan beberapa orang yang diduga pelaku ledakan masih terjadi.
    Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menginstruksikan seluruh daerah meningkatkan kewaspadaan menjadi Siaga-1 terkait adanya ledakan dan baku tembak di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis.
    “Ini menjadi ‘warning’ (peringatan, red.) bahwa seluruh daerah harus Siaga-1, amankan masyarakat untuk melancarkan proses hukum yang ada,” kata Mendagri di Jakarta, Kamis.
    Dia mengatakan peristiwa yang diduga bom bunuh diri tersebut sudah ditangani dengan baik oleh Polda, Polri, dan TNI di lokasi kejadian.
    “Mudah-mudahan bisa terkuak ini gelagat apa, sampai berani ada ledakan bom bunuh diri di tengah kota, di Ibu Kota Negara,” ujarnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com