• Sepak Bola – UNHAS Turunkan Puluhan Pisioterapi Periksa Fisik Pemain

    0

    Makassar, jurnalsumatra.com- Fakultas Pisioterapi Universitas Hasanuddin bersama Pisio Center Makassar menurunkan puluhan anggotanya untuk memeriksa fisik pemain demi menghindari pencurian umur pada turnamen Sulsel Super League (SSL) U-21 di Lapangan Karebosi Makassar, Sulsel, 15 Januari 2016.
    Ketua Tim Pisioterapi Emmanuel Maulang di Makassar, Sabtu, mengatakan sengaja melibatkan lebih banyak personil untuk pemeriksanaan pemain agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Apalagi jumlah peserta yang akan diperiksa itu memang jumlahnya mencapai 400 pemain.
    “Kami dari Pisio center Makassar dan Pisioterapi Unhas memang serius terhadap masalah ini. Apalagi kasus pencurian umur memang hingga kini masih banyak dilakukan klub demi meraih prestasi terbaik di turnamen atau kompetisi,” katanya.
    Untuk pemeriksanaan fisik ini,kata dia, ada beberapa hal yang menjadi fokus pemeriksanaan seperti gigi dan tulang. Pihaknya juga mengaku siap menjalankan tugasnya secara profesional demi kebaikan bersama.
    “Kita akan lakukan pemeriksanaan ini selama tiga hari kedepan. Untuk setiap harinya ada lima tim yang kita periksa dengan jumlah masing-masing 25 pemain,” jelasnya.
    Ketua Panitia SSL U-21, Sri Syahril, mengaku sengaja melibatkan ahli forensik untuk memeriksa setiap pemain sebagai upaya menghindari terjadinya pencurian umur di ajang tersebut.
    “Kita akan libatkan tim forensik untuk memeriksa gigi dan tulang setiap pemain yang akan berlaga di turnamen SSL U-21. Kita juga telah menjalin kerjasama dengan kedoteran Unhas dan dokter tim PSM,” ujarnya.
    Tim forensik ini selanjutnya ditugaskan memeriksa beberapa bagian meliputi gigi, tulang kering, dan betis.
    Keputusan panitia memperketat sistem pendataan dan pendaftaran pemain ini, kata dia, sebagai bentuk komitmen pihak penyelenggara agar pemain yang berlaga memang sesuai persyaratan.
    Hal ini juga dilakukan karena tujuan utama dari pelaksanaan turnamen yang menyiapkan total hadiah Rp100 juta ini untuk bisa bergabung dan memperkuat tim PSM kedepan. Selain itu tentu saja mengajak pemain untuk bisa bersikap sportif dan berani jujur.
    “Kita memang lebih serius dalam hal verifikasi pemain. Makanya kita sengaja menyiapkan waktu yang lebih panjang untuk mengecek kondisi setiap pemain yang akan terlibat,” jelasnya.(anjas)

     

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com