• Ratusan Supir Angkutan Cianjur Mogok Sampai Sore

    0

         Cianjur, jurnalsumatra.com – Ratusan supir angkutan kota dari sejumlah trayek di Cianjur, Jabar, Senin, melakukan aksi mogok massal karena sejak pindahnya Pasar Induk ke Pasir Hayam, membuat penghasilan mereka terus menurun.
    Supir angkutan trayek 41, 42, 43, 44 dan 45 itu, melakukan aksi mogok sejak pagi hingga sore menjelang, dengan tuntutan dikembalikannya jalur trayek ke semula karena sejak diberlakukan trayek baru, dalam sehari mereka hanya bisa mengantongi pendapatan Rp150.000 per hari.
    “Belum dipotong setoran, Rp90.000 – 130.000, dipotong bensin Rp50.000 Sisanya berapa ? Sementara kebutuhan banyak. Belum lagi untuk makan sehari-hari, biaya sekolah anak dan jajan,” kata Efendi (40) seorang supir warga kampung Bangbayang, Desa Bangbayang, Kecamatan Warungkondang.
    Sepinya muatan menjadi alasan utama supir angkot tidak mau melintas ke Pasar Pasir Hayam, berbeda ketika melintas ke wilayah perkotaan, penumpang kapanpun selalu ada, baik siang ataupun sore.
    Dedi Kusmara (38) koordinator Sopir angkot trayek 43 ingin semua, meminta dinas terkait di Pemkab Cianjur, untuk mengembalikan jalur angkot kembali ke perkotaan karena jika terus dibiarkan, pengahsilan mereka tidak akan pernah kembali seperti sebelumnya.
    Sementara Seretaris Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Cianjur, Yudi Ferdiana, menjelaskan pemindahan trayek yang sudah ditetapkan itu perlu didiskusikan kembali karena ketika peraturan trayek baru digulirkan, semua supir angkot sepakat untuk menempati trayek tersebut.
    “Bukan kapasitas saya, lihat rapat lanjutannya bagaimana, sebab sebelum diatur trayek baru, setiap sopir sepakat dan berjanji untuk melintas ke pasar Pasir Hayam,” katanya.
    Sedangkan aksi mogoik ratusan supir sejak pagi hingga sore menjelang, menjadi rejeki tersendiri bagi ratusan tukang ojeg, dimana ratusan penumpang yang tidak terbawa memilih ojeg untuk mengantarkan mereka ke tujuannya masing-masing.
    “Lumayan sejak pagi hingga sore ini pendapatan kami cukup meningkat karena angkot Jurusan Warungkondang-Cianjur, mogok massal. Sebagian besar warga yang hendak pulang dari kantor ke rumahnya di wilayah Ciwalen hingga Warungkondang, memilih naik ojeg,” kata Iman (35) pengemudi ojeg di Pangkalan Pasir Hayam.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com