• PU NTT: Jembatan Palmerah Layak Dibangun

    0

    Kupang, jurnalsumatra.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur, Andre Koreh mengatakan, jembatan ‘Palmerah – pantai paloh tanah merah, yang menghubungkan Larantuka daratan dengan Pulau Adonara di Flores Timur, layak dibangun.
    “Hasil studi menunjukkan, secara teknis dan ekonomi, jembatan ‘Palmerah’ layak dibangun, karena dapat menggerakan sektor lain untuk mendorong pertumbuhan ekonomi antarwailayah di daerah itu,” kata Andre Koreh kepada Antara, di Kupang, Selasa.
    Dia mengemukakan hal itu terkait kontroversi rencana pembangunan Jembatan Palmerah yang menelan dana sekitar Rp5,1 triliun.
    Menurut dia, banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan di sekitar kawasan itu, termasuk pembangkit listrik tenaga arus yang mampu menghasilkan listrik 300 Mega Watt.
    Selain itu, ada potensi wisata bahari, wisata rohani karena ada Samana Santa, serta perkebunan.
    Dia mengatakan, saat ini sedang dilakukan studi “feasibility study” atau studi kelayakan yang dilakukan Balai Jalan Nasional wilayah delapan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
    Mengenai sumber pendanaan, dia mengatakan, pemerintah sedang menjajaki sejumlah donatur seperti JICA (Japan International Corporation), Belanda dan Perancis.
    Namun, menurut dia, hampit pasti, pembangunan jembatan itu akan dilakukan Pemerintah Jepang dan Pemerintah Belanda akan  mengembangkan potensi listrik tenaga arus di kolong Jembatan Palmerah.
    “Kita masih terus melakukan pertemuan-pertemuan, dan nantinya akan ada pertemuan antara Pemerintah Jepang dan Belanda untuk membicarakan lebih detail,” katanya.
    Mengenai realisasi, dia mengatakan, masih menunggu hasil studi kelayakan untuk mengetahui biaya yang diperlukan untuk pembangunan jembatan itu.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com