• Polres Rejanglebong Tangkap Bandar Narkoba

    0

        Rejanglebong, jurnalsumatra.com – Kepolisian Resor Rejanglebong, Provinsi Bengkulu, berhasil menangkap tersangka bandar narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) jenis sabu-sabu yang beroperasi di daerah itu.
    Kapolres Rejanglebong AKBP Dirmanto didampingi Kasat Narkoba AKP Ardiansyah, Jumat, menjelaskan tersangka yang mereka tangkap tersebut ialah Aa (36) warga Kelurahan Sidorejo kecamatan Curup Timur dan Yo (27) warga Kelurahan Air Bang Kecamatan Curup Tengah yang diduga bertindak sebagai bandar narkoba. Keduanya ditangkap petugas pada hari itu sekitar pukul 10.00 WIB.
    “Selain mengamankan dua tersangka yang terdiri dari satu orang sebagai bandar dan satu orang lainnya sebagai pengedar. Petugas juga berhasil menyita barang bukti empat paket sabu-sabu terdiri dari paket sedang dan kecil, timbangan digital, plastik klip dan satu alat hisap,” kata Ardiansyah.
    Kedua tersangka ini kata dia, ditangkap petugas di dua lokasi berbeda, untuk tersangka Aa ditangkap petugas di kediamannya sekitar pukul 10.00 WIB bersama empat paket sabu-sabu, bong, timbangan digital dan plastik klip. Sedangkan Yo ditangkap di kediamannya yang terletak di Kelurahan Air Bang sekitar pukul 10.30 WIB atau setelah dilakukan pengembangan terhadap Aa.
    “Tersangka Yo ini adalah bandar besar antar Kota dan kabupaten yang selama ini dikejar petugas. Tetapi, dia selalu licin dalam menjalankan aksinya. Sedangkan, Aa adalah kaki tangan dari Yo. Aa selalu mengambil barang dari tangan Yo,” ujarnya.
    Tersangka Yo sendiri tambah dia, masih memiliki atasan tempat dirinya mengambil barang haram tersebut dari Provinsi Sumatera Selatan dalam jumlah yang besar. Selanjutnya, oleh Yo barang haram ini dipecah-pecah menjadi beberapa paket dan di sebar kepada kaki tangannya untuk dijual kembali baik di wilayah Rejanglebong, kawasan Lembak, Kepahiang hingga ke Kota Lubuklinggau, Sumsel.
    Sejauh ini kedua tersangka yang mereka amankan itu masih dalam pemeriksaan petugas penyidik guna mengembangkan kasusnya, dan mengungkap jaringan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah itu.
    “Saat ditangkap tersangka Yo tidak mengakui kalau dirinya bandar sabu-sabu, bahkan tersangka ini sempat melakukan perlawanan kepada petugas. Tetapi setelah dipertemukan dengan tersangka Aa, akhirnya tersangka Yo mengakui semua perbuatannya,” kata Ardiansyah.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com