• Pengusaha Kaltara Dijadikan Bapak Angkat UMKM

    0

    Bulungan, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sedang merumuskan kebijakan untuk menjadikan para pengusaha di daerah setempat agar dapat menjadi pembina atau bapak angkat bagi pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
    Karo Perekonomian dan Pembangunan Sekdaprov Kaltara, Risdianto di Tanjung Selor, Sabtu menyatakan, untuk memajukan usaha kecil dan menengah perlu diadakan hilirisasi industri mengantisipasi menurunnya harga di pasaran.
    Ia mengakui, sejumlah komoditas di Kaltara mengalami penurunan harga disebabkan perlambatan ekonomi yang melanda negara kita (Indonesia) akhir-akhir ini seperti minyak kelapa sawit akibat lemahnya permintaan.
    Risdianto mengatakan, yang mengalmi stabilitas hanya pada sektor perikanan dimana permintaan tetap mengalami peningkatan karena menjadi kebutuhan hidup sehari-hari.
    “Beberapa komoditas usaha kecil mengalami penurunan harga akibat menurunnya permintaan kecuali sektor perikanan yang tetap stabil karena kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat,” ujar dia.
    Untuk mempertahankan produksi UMKM di Provinsi Kaltara yang mengalami stagnasi itu, maka perusahaan-perusahaan besar diharapkan dapat menjadi “bapak angkat” yang menyokong tetap eksis meskipun terjadi perlambatan ekonomi tersebut.
    Risdianto memprediksi permintaan komoditas non migas akan mengalami peningkatan pada 2016 seiring dengan relatif stabilnya kondisi perekonomian global saat ini yang berdampak pada kondisi perekonomian di daerah khususnya pada sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) dan UMKM.
    Bukan hanya itu, UMKM pada sektor perkebunan kelapa sawit sendiri yang banyak melibatkan masyarakat kalangan menengah ke bawah itu perlu mendapatkan dukungan dari pihak lain akibat semakin menurunnya harga CPO (Crude Palm Oil).(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com