• Pemkot Sorong Turunkan Nilai Pajak Galian C

    0

           Sorong, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat, menurunkan nilai pajak daerah pengusaha galian C atau tanah timbunan dari 25 persen menjadi 5 persen dari total produksi per bulan.
    Sebelumnya, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2011 pengusaha galian c membayar pajak daerah sebesar 25 persen dari total produksi per bulan, kata Kepala Bidang Pertambangan Dinas Perindustrian dan Pertambangan Kota Sorong Ruhendi Siagian di Sorong, Sabtu.
    Seluruh pengusaha galian C di daerah itu mengeluhkan nilai pajak tersebut, lalu mereka meminta pemerintah daerah menurunkan nilai pajak 25 persen itu.
    Pemerintah dan DPRD Kota Sorong, kata Ruhendi Siagian, sudah melakukan evaluasi terhadap peraturan daerah itu dan telah menyepakati pajak daerah pengusaha galian C sebesar 5 persen dari total hasil produksi per bulan.
    “Namun, penetapan pajak daerah pengusaha galian C sebesar 5 persen itu belum berlaku sehingga masih menggunakan peraturan yang lama karena masih menunggu peraturan wali kota,” kata Siagian.
    Apabila sudah ada peraturan wali kota, Siagian berharap pengusaha galian C dapat membayar pajak rutin karena nilai pajak tersebut sudah diturunkan 5 persen cukup rendah dan tidak memberatkan pengusaha.
    Sebelumnya, lanjut dia, sebagian besar pengusaha galian c membayar pajak tidak sesuai dengan peraturan daerah yang ditetapkan pemerintah.
    “Ada yang membayar sesuai dengan perda, ada pula yang tidak sesuai, dan bahkan ada juga yang belum melakukan pembayaran. Pengusaha pun tidak transparan melaporkan jumlah produksi per bulan sehingga memengarui nilai pajak mereka,” katanya.
    Kendala yang dihadapi Dinas selama ini, kata dia, adalah tidak ada tenaga lapangan yang melakukan pengawasan serta perhitungan jumlah produksi, baik per hari maupun per bulan, usaha galian C di Kota Sorong.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com