• Pemkab Targetkan Produksi Perikanan Tangkap 43.000 Ton

    0

         Painan, Sumbar, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), menargetkan produksi perikanan tangkap daerah itu sebanyak 43 ribu ton pada 2016.
    “Kita yakin produksi perikanan tangkap (laut) daerah ini dapat tercapai sesuai target apabila pemanfaatan tekhnologi tangkapnya berjalan dengan baik oleh sumber daya manusia (SDM) nelayan yang andal, ” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pesisir Selatan, Yozky Wandri, di Painan, Sabtu.
    Apabila SDM nelayan berkualitas maka hasil yang didapat dari melalut juga akan lebih banyak, maka itu pada 2016 pemkab setempat fokus dalam peningkatan SDM nelayan.
    Untuk mencapai target produksi itu juga, pada 2016 pemkab setempat akan melaksanakan berbagai program seperti mengupayakan bantuan alat tangkap seperti mesin tempel untuk melaut dan lain sebagainya karena peningkatan SDM juga harus didorong oleh peralatan tangkap yang modern.
    Selama ini, sektor kelautan dan perikanan cukup banyak memberikan kontribusi terhadap masyarakat di kabupaten itu, khususnya yang bergerak di sektor perikanan dan kelautan.
    Menurutnya, bila dibandingkan dengan potensi ikan yang dimiliki kabupaten itu yakni sebanyak 140 ribu ton per tahun maka target sebanyak 43 ribu pada 2016 tidak terlalu besar.
    “Kita akan upayakan terus agar target produksi perikanan laut pada 2016 di kabupaten ini dapat tercapai. Harapan kita dari capaian target tersebut dapat meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya nelayan, ” katanya.
    Kabupaten itu memiliki sumber daya perikanan laut yang cukup besar karena terletak di sepanjang garis pantai dengan panjangnya sekitar 432 kilometer terbentang dari utara ke selatan.
    Meskidemikian, bila dibandingkan dengan potensi kelautan yang dimiliki maka hasil tangkapan tersebut masih belum maksimal karena yang dicapai pada akhir tahun lalu hanya sekitar 26 hingga 30 persen dari potensi lestari ikan yang dimiliki.
    Pemkab setempat mencatat, sejak beberapa tahun terakhir peningkatan hasil tangkapan nelayan terjadi peningkatan rata-    rata 14 persen setiap tahunnya. Hingga akhir 2015 produksi tangkapan nelayan di perairan laut kabupaten itu sekitar 39,8 ribu ton.
    Safridal seorang nelayan mengatakan, hingga kini penghasilan nelayan di kabupaten itu masih rendah, bahkan sering tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan harian keluarganya. Mayoritas nelayan di kabupaten itu sebagai nelayan tradisional dengan peralatan melaut seadanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com