• Pemkab Muba Tarik Kendaraan Sekolah

    0

    SEKAYU, jurnalsumatra.com – Sidak Komisi I DPRD Muba ke beberapa SMA/SMK di kab Musi Banyuasin beberapa waktu lalu, disamping mendengar aspirasi para sekolah-sekolah para wakil rakyat ini juga menilai penarikan kederaan operasional sekolah mobil, motor dan bus oleh pemkab muba dinilai terlalu dini, mereka berharap agar aset berupa kendaraan operasional mobil, motor dan bus yang telah dikembalikan pihak sekolah, kepada Pemkab Muba supaya dipinjamkan kembali sementara menunggu Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) benar-benar siap untuk mengambil alih pengelolaan SMA/SMK di Kabupaten Muba.

    Komisi I Dewan Perawakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Dear Fauzul Azim ST selaku ketua komusi bersama beberapa anggotanya A Rahman Senen SE, Yulisman SH, Zaidatulher SE MH dan Suparman SY Bahri menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke SMA Negeri 2 Sekayu, SMA Negeri 1 Sekayu, SMK Negeri 1 Sekayu dan UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Muba, belum lama ini.

    Ketua Komisi I Dewan Perawakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Dear Fauzul Azim ST mengatakan, tujuan dari sidak tersebut adalah untuk mengumpulkan data-data dan mendengarkan apa yang menjadi keluhan dan masukan dari pihak sekolah di Kabupaten Muba menyangkut implementasi Undang-undang (UU) Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Pemda) mengamanatkan pelimpahan sejumlah kewenangan bupati/walikota ke tangan gubernur. Salah satu isinya adalah pengelolaan pendidikan menengah atau SMA/SMK di kabupaten/kota akan diambil alih oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov).

    “Sengaja ini kami laksanakan secara mendadak karena besok kami akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  guna menanyakan kesiapannya dalam mengambil alih pengelolaan SMA/SMK  di Kabupaten Muba, setelah itu kami juga akan berkoordinasi dengan Disdikbud Kabupaten Muba untuk menyampaikan hasilnya,” ujar Dear pada jurnalsumatra.com.

    Senada dengan Dear Fauzul Azim ST, Wakasarana SMA Negeri 2 Sekayu M Riduan Aziz MPd mengungkapkan bahwa pihak sekolah memang sangat membutuhkan kembali kendaraan tersebut untuk operasional anak-anak sekolah “Memang kami masih sangat menginginkan kembali kendaraan tersebut, kendaraan operasional untuk kepentingan sekolah,” ujar Riduan.(suharto)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com