• Papua – Angkutan Umum Biak Tetap Tarif Normal

    0

    Biak, Jurnalsumatra.com – Kalangan sopir taksi dalam kota dan angkutan umum antarpedesaan di Kabupaten Biak Numfor, Papua, tetap memberlakukan tarif normal meskipun pemerintah sudah menurunkan harga bahan bakar minyak mulai 5 Januari 2016.
    Beberapa sopir angkutan umum untuk jurusan dalam kota Pasar Inpres-Ridge dan jurusan Terminal Inpres Biak-Samofa di Biak, Rabu mengaku masih tetap mengenakan tarif Rp5.000 untuk dewasa dan Rp4.000 untuk pelajar.
    Untuk rute angkutan umum antarpedesaan dengan trayek Biak-Samber-Sunyar-Urfu di Distrik Yendidori tarif setiap penumpang Rp10.000.
    Untuk rute angkutan trayek Pasar Lama Biak tujuan Wadibu-Tanjung Barari di Distrik Oridek, tarif penumpang Rp12.000 hingga Rp18.000.
    “Meski harga BBM turun secara nasional tetapi tarif angkutan umum tetap saja normal diberlakukan pengemudi angkutan umum, ya seharusnya diikuti dengan penyesuian tarif angkutan umum,” kata Jekc Ayer, warga Kampung Samber, Distrik Yendidori.
    Ia berharap, dengan adanya penurunan harga BBM yang diterapkan pemerintah mulai 5 Januari, diikuti penurunan ongkos angkutan umum sesuai dengan jurusan masing-masing.
    Selain angkutan umum, tarif tetap normal juga berlaku bagi ojek di Kota Biak dan sekitarnya. Para operator ojek mengenakan biaya  Rp10.000 per orang untuk jarak dekat di dalam kota.
    Hingga Rabu pukul 14.30 WIT, operasional angkutan umum Kota Biak dan antarpedesaan tetap lancar, sesuai dengan trayek angkutan dari Pasar Inpres Biak, Pasar Darfuar Distrik Samofa, serta Terminal Lama Distrik Biak Kota.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com