• Muba Tempuh Jalur Hukum Atasi Bruge Karang Ringin

    0

    SEKAYU, jurnalsumatra.com – Setelah melakukan beberapa kali rapat terkait kerusakan yang terjadi pada Jembatan Bruge dan Jembatan Karang Ringin yang menyangkut PT Bintang Kartika Segara (BKS), PT Bara Sentosa Lestari (BSL) dan PT Anita Jaya, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) akhirnya memutuskan untuk melanjutkan masalah ke jalur hukum, Hal ini dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Sohan Majid MM atas keputusan bersama dalam rapat tindak lanjut laporan dari Otoritas Pelabuhan Kelas II Palembang terhadap kerusakan Jembatan Bruge dan jembatan Karang Ringin, di Ruang Rapat Sekda, beberapa hari lalu.

    Menurut Sohan Majid yang diutarakan pada jurnalsumatra.com, keputusan tegas itu adalah pilihan terakhir pasalnya setelah fender Jembatan Bruge dan Jembatan Karang Ringin yang berada di Kecamatan Babat Toman dan Lawang Wetan Kabupaten Muba itu rusak akibat ditabrak oleh kapal tongkang pengangkut batu bara milik PT BSL pada bulan Mei tahun 2015 lalu.

    Sebelumnya pihak Pemerintah Kabupaten Muba sudah mencoba untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan, melalui beberapa kali rapat baik di Kabupaten sampai ke Provinsi, namun upaya yang dilakukan belum menemui titik terang mengenai kerugian Negara atas insiden itu.

    Turut hadir dalam rapat tersebut diantaranya Asisten II Setda Muba Ir H Sulaiman Zakaria MT, Kasih Intel Kejaksaan Negeri F Akbar, Kepala Bagian Hukum Setda Muba Yudi Herzandi SH MH, Kepala Dishubkominfo Muba H Pathi Riduan, perwakilan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) III Palembang Susan Amelia ST MT, Kanit Cakkum Satuan Polisi Air Muba Bakti B Maisa SH dan perwakilan dari PT BSL.(suharto)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com