• Muaraenim Masih Kekurangan 3.000 Guru

    0
    Muaraenim Masih Kekurangan 3.000 Guru

    Muaraenim Masih Kekurangan 3.000 Guru

    Muaraenim, jurnalsumatra.com – Sekitar 3000 guru PNS masih dibutuhkan untuk Kabupaten Muaraenim guna ditugaskan di jenjang pendidikan SD hingga SMA sederajat. Jika hingga 2020 pemerintah pusat tidak melakukan pengangkatan guru secara besar-besaran. Maka Muaraenim akan kesulitan guru berstatus PNS.

    “Persoalan kekurangan guru  PNS, sepertinya bukan hanya dialami oleh Kabupaten Muaraenim. Tapi, juga dialami rata-rata seluruh daerah di Indonesia,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muaraenim Drs Muzakar Mpd dihadapan staf ahli Apkasi saat audiensi dengan wabup H Nurul Aman, Rabu (13/1).

    Dalam penjelasanya mengatakan rata-rata usia guru di Kabupaten Muaraenim di atas 50 tahun. Setiap tahun sedikitnya ada 100 guru yang pensiun. “Jadi, jika hingga 2020, pemerintah pusat tidak melakukan pengangkatan guru besar-besaran. Jelas Muaraenim akan kekurangan guru PNS nantinya,” ungkap Kadisdikbud ini pada jurnalsumatra.com.

    Sementara persoalan pengangkatan guru honor, hingga kini tidak jelas kabarnya. Harapanya pemerintah pusat, jangan sampai hanya meminta daerah meningkatkan kualitas pendidikan. “Namun kekurangan guru di daerah, pemerintah pusat tidak tau,” paparnya.

    Muzakar juga sudah meminta kepada para guru yang mendapatkan tunjangan sertifikasi dari pemerintah pusat. Untuk selalu meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah masing-masing. Sebab tunjangan sertifikasi bukan hak guru, tapi penghargaan dari pemerintah pusat. “Kita juga sudah menghimbau agar uang sertifikasi bisa dibelikan  perangkat pembelajaran, harapannya guru tidak lagi mengajar secara konvesional. Kita juga berharap semua guru bisa mengopresikan komputer untuk menunjang proses belajar dan mengajar di sekolah,” urai dia.

    Sementara itu, staf ahli bidang pendidikan Apkasi  Himmatul Hasanah mengungkapkan persoalan kekurangan guru PNS, hampir rata-rata dialami oleh seluruh daerah di Indonesia. “Melihat daerah mengalami kekurangan guru ini, memang dirasa perlu pemerintah pusat memperbanyak pengangkatan guru PNS nantinya. Persoalan ini nantinya juga akan kita sampaikan kepada ketua Apkasi untuk disampaikan ke pemerintah pusat,” jelasnya (cacon)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com