• Massa Bakar Rumah Pencabul Bocah

    0
    Massa Bakar Rumah Pencabul Bocah

    Massa Bakar Rumah Pencabul Bocah

    Gelumbang , jurnalsumatra.com  – Perbuatan bejad yang dilaukan HL ( 15) terhadap sebut saja Bunga ( 5 ) harus  dibayar mahal rumah orang tua tersangka  Asmuni warga desa Bitis Kecamatan Gelumbang Jumat lalu dibakar massa yang kesal terhadap ulah pelaku yang mencabuli bocah hingga  slapu daranya robek . Emosi Massa kian memuncak  lagi setelah mengetahui kalau TSK setelah  melampiaskan napsu bejadnya  kabur kehutan ,  bahkan hingga kini masih buron . Kejadian pembakaran Jumat lalu sekira pukul 21.00 Wib

    “Terungkapnya kasus pencabulan karena anak kami  menangis kesakitan dan mengadukan kepada kami  tak lama setelah kejadian,” kata orang tua korban Tri Juliius kepada jurnalsumatra.com Selasa(12/1)

    Disinggung modus pembakaran rumah tersangka   dijelaskan ayah korban didampingi kakek korban, H. Sudirman mengaku tak mengetahuinya dia menduga kalau yang membakar massa sebab pada saat terjadi pembakaran keduanya sedang melapor ke kepala desa Bitis ” Kami dak tau siapo yang membakar rumah TSK tapi barang kali warga kesal sebab selama ini orang tua TSK , Asmuni terlalu membela anaknya . Bahkan sebelumnya sempat mengancam warga lain gara gara anaknya berkelahi padahal yang salah anaknya ,” kata keduanya

    Ayah korban menjelaskan kalau kasus pencabulan sudah dilaporkannya ke Poplsek Gelumbang dengan
    Dilokasi kebakaran tampak rumah sudah jadi arang dan rata dengan tanah . Sementara pemilik rumah , Asmuni sekeluarga sudah mengungsi  keluar desa

    Lanjit ayah korban pihaknya sudah melaporkan kasus pencabulan anaknya ke Polsek Gelumbang dengan Surat Tanda Terima Laporan Polsek no : LP.B/ 1/1/ 2016 Sumsel / Res .MA.Enim . ” Kami sudah lapor ke Polsek dan sudak dipanggil ke Polres Muara Enim bagian Perlindungan  Perempuan dan Anak serta dua kali pemeriksaan , visum , kata ayah korban

    Keponakan Asmuni, Hasanah yang tinggal bersebelahan dengan rumah yang terbakar    begitu dibincangi jurnalsumatra.com mengaku tidak mengtahui pelaku pembakaran rumah pamannya itu. dia pun menjelaskan kalau Pamannya Asmuni beserta keluarga mengungsi ke desa asalnya di Kabupaten OKI , Diapun menafsir kalau kerugian akibat kebakaran tersebut pamannya mengalami kerugian puluhan juta rupiah, ungkapnya

    Kepala desa Bitis ketika dikonfirmasi Kamis kemarin  membenarkan kalau ada kasus pencabulan dan berbuntut pembakaran ” Kami sudah turunkan perangkat desa ke lokasi  minta kepada warga untuk tidak anerkis namun lantartan massa sulit dikendalikan , masalah ini sudah kami laporkan ke Polsek  beber kades ( dahari) .

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com