• Legislator : Dishub Tangerang Prioritaskan Kepentingan Transportasi Publik

    0

    Tangerang, jurnalsumatra.com- Legislator Kabupaten Tangerang, Banten, menyatakan aparat Dinas Perhubungan (Dishub) setempat harus memprioritaskan kepentingan transportasi publik maka segera mengeluarkan izin trayek terhadap angkutan umum yang melintasi RSUD Balaraja.
    “Jangan sampaikan kalah dengan ojek yang jumlahnya terbatas dengan ongkos memberatkan warga,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang Ahyani Anibani di Tangerang, Jumat.
    Ahyani mengatakan aparat Dishub harus mencari solusi terbaik agar secepatnya mengeluarkan izin terhadap angkutan umum dari Terminal Kukun ke Terminal Balaraja atau sebaliknya yang melintasi RSUD Balaraja.
    Pernyataan tersebut terkait aparat Dishub setempat melakukan kajian terhadap izin trayek tersebut karena ada penolakan dari puluhan tukang ojek yang biasa mangkal di RSUD Balaraja tersebut.
    Padahal keberadaan angkot itu sangat dibutuhkan oleh warga lain yang ingin berobat ke RSUD karena untuk sampai ke lokasi hanya mengunakan ojek dengan tarif mahal.
    Demikian pula tukang ojek kadang mematok tarif mencapai Rp25.000 kepada pasien yang hendak berobat, meski jarak tempuh relatif dekat, hal itu dianggap memberatkan.
    Namun atas kondisi tersebut, maka warga akhirnya menyampaikan keluhan ke Pemkab Tangerang dan DPRD setempat agar dikeluarkan izin trayek bagi angkutan umum.
    “Masalah penolakan tersebut supaya diakhiri demi kepentingan warga yang membutuhkan transportasi murah,” katanya.
    Pihaknya mengharapkan Dishub melakukan koordinasi dengan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema dan petinggi Organda setempat tentang trayek tersebut.
    Dalam suatu keterangan Ketua Organda Kabupaten Tangerang, Dan Persada bahwa pihaknya mendukung dikeluarkan izin trayek dan berharap tidak ada penolakan dari tukang ojek.
    Sementara itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan izin trayek angkutan umum akan dikeluarkan bila telah selesai dilakukan kajian dan survei lapangan.
    Ahmed mengatakan kepentingan umum tentang transportasi murah bagi publik lebih diutamakan ketimbang penolakan dari pihak tertentu.
    Untuk antisipasi bentrok, katanya, maka pihaknya telah meminta kepada petugas Polresta Tangerang untuk bertindak.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com