• Gubernur Somasi Walikota Terkait Wakilnya

    0

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan  (Sumsel) menilai keberadaan Wakil Walikota Palembang sangat penting dalam pengelolaan roda pemerintahan kota Palembang. Dengan demikian, kekosongan posisi Wakil Walikota Palembang harus segera diisi, sekaligus sebagai pendamping tugas-tugas yang diemban olehWalikota Palembang, Harnojoyo.

    Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin telah mengirimkan surat somasi kepada Wali Kota Palembang Harnojoyo, terkait masih kosongnya jabatan wakil wali kota.

    Gubernur telah mengirimkan surat dalam kaitannya dengan pemilihan wakil Wali Kota Palembang yang sekarang masih kosong, kata Asisten Pemerintahan Pemerintah Provinsi Sumsel, Ikhwanuddin di Palembang, pada jurnalsumatra.com. Dikemukakannya, dalam surat itu antara lain dikatakan prosedur pemilihan wakil wali kota namanya harus diusulkan partai pendukung seperti demokrat, PPP, PDIP dan lainnya.

    Setelah adanya usulan tersebut maka wali kota memilih dua nama selanjutnya diserahkan ke DPRD setempat untuk dilakukan pemilihan.Prosedur dalam memilih wakil wali kota itu adalah sesuai keputusan Kemendagri.

    Sementara mengenai batas waktu pemilihan wakil wali kota sendiri bila mengalami kekosongan, dia mengatakan, itu tidak diatur dan tergantung usulan partai pendukung. “Yang jelas pemerintah provinsi tidak bisa mendesak mengenai pemilihan wakil kepala daerah”, tegas Ikhwanudin.

    Sebelumnya Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, memang pihaknya masih menunggu usulan nama-nama calon dari partai pendukung. Bila sudah ada usulannya maka akan diajukan ke DPRD. Ujarnya.

    “Namun, walaupun tidak ada wakil, tetapi pemerintahan Kota Palembang tetap berjalan maksimal”, Jelas Harnojoyo.

    Sementara, kekosongan jabatan wakil Wali Kota Palembang itu, terkait dengan Wali Kota Romi Herton tersandung kasus korupsi Pilkada yang sekarang bersama istrinya Masyitoh ditahan KPK, sehingga wakilnya Harnojoyo dipercaya menduduki jabatan Wali Kota Palembang sekarang ini.

    Ikhwanudin, belum terisinya kursi Wakil Walikota Palembang lantaran belum adanya Peraturan Pemerintah (PP) dari Kementerian Dalam Negeri, sehingga proses pemilihan wakil walikotanya belum dapat dilaksanakan. “Pemerintah Provinsi Sumsel tetap memantau perkembangan pemilihan wakil walikota di Palembang ini,” jelas dia.

    Itulah sebabnya, pihaknya akan meminta laporan perkembangan pemilihan Wakil Walikota Palembang, kepada Pemerintah Kota Palembang.  “Tidak ada batas akhirnya. Namun, kami bakal meminta perkembangannya dari Pemerintah Kota Palembang sendiri,” tegasnya

    Kita tidak berharap seperti itu, karena posisi Wakil Walikota Palembang sangat mendesak, karena kekosongan kursi Palembang 2 sangat berpengaruh dan mengganggu roda pemerintahan,” katanya.

    Karena itu nantinya wakil yang dipilih DPRD Kota  Palembang akan cepat diproses oleh Kemendagri untuk mendapatkan SK,. Dengan demikian wakil tersebut langsung dapat bekerjasama dengan Harnojoyo,  dalam mewujudkan Palembang EMAS.(yuyun)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com