• DPRD Tangerang Harapkan DINKES Proaktif Tangani DBD

    0

    Tangerang, jurnalsumatra.com – DPRD Kabupaten Tangerang, Banten, mengharapkan aparat Dinas Kesehatan setempat untuk proaktif dalam penanganan masalah penyakit deman berdarah dengue (DBD) karena sudah belasan warga yang meninggal karenanya.
    “Petugas instansi berwenang jangan pasif dan pantau terus perkembangan DBD serta berikan solusi terbaik bagi warga,” kata Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Ahmad Gozhali di Tangerang, Jumat.
    Ahmad mengatakan pemberantasan sarang nyamuk dan menjaga kebersihan lingkungan adalah salah satu antisipasi agar jumlah penderita DBD tidak bertambah.
    Bahkan petugas medis di tiap Puskemas supaya siaga untuk memberikan penyuluhan kepada warga setempat tentang penting menjaga kesehatan.
    Pernyataan tersebut terkait aparat Dinkes  Kabupaten Tangerang,  mendata enam kecamatan di wilayah ini rawan terhadap penyebaran DBD, menyusul puluhan warga dirawat di RSUD setempat akibat terjangkit penyakit itu.
    Kepala Dinkes Pemkab Tangerang Naniek Isnaeni mengatakan petugas secara rutin melakukan pengawasan di Kecamatan Cikupa, Sindang Jaya, Pasar Kemis, Balaraja, Tigaraksa dan Kecamatan Kelapa Dua merupakan daerah rawan DBD.
    Upaya yang dilakukan adalah mengharapkan aparat desa dan kecamatan yang rawan DBD untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan membuang peralatan yang dapat menyebabkan berkembang biak nyamuk.
    Berdasarkan laporan petugas bahwa akibat DBD sejak pertengahan Desember 2015 hingga pekan kedua Januari 2016 terdapat 11 warga meninggal akibat DBD.
    Bahkan petugas kesehatan di tiap Puskesmas yang rawan supaya selalu mengingatkan warga untuk tetap menjalani hidup bersih karena saat ini sedang berjangkit DBD.
    Meski upaya dengan cara pengasapan tidak mendatangkan hasil maksimal karena yang mati hanya jentik sementara induknya tetap masih hidup dan berkembang di tempat lain.
    Sedangkan upaya lain adalah para camat dan kepala desa memberikan komando menjaga kebersihan dan gotong royong merupakan langkah positif mencegah penyebaran DBD.
    Dia mengatakan supaya warga juga harus memperhatikan lingkungan dan bila terdapat genangan air supaya dibersihkan agar nyamuk tidak berkembang biak.
    Padahal sebelumnya, Camat Cikupa, Kabupaten Tangerang, Hendar Herawan mengatakan pihaknya mengajak warga untuk membersihkan saluran air yang penuh sampah karena berpotensi terhadap perkembangbiakan nyamuk.
    Hendar mengatakan warga beramai-ramai membersihkan saluran air dan genangan di Desa Telagasari demi menghindari DBD dan banjir.
    Dia menambahkan upaya membersihkan saluran tersebut disebabkan karena telah 13 warga yang dirawat pada RS swasta di Cikupa yang terkena DBD.  (anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com