• DPRD : Pembenahan Pantai Berdampak Positif Bagi Warga

    0

    Padang, jurnalsumatra.com- DPRD Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengapresiasi pembenahan dan pembersihan Pantai Purus serta menilai hal tersebut akan berdampak positif bagi warga setempat jika setiap pihak mampu menjaga hasilnya dengan maksimal.
    “Jika hal ini bisa dijaga, tentu akan membawa dampak positif bagi warga kota, baik itu dari sisi pariwisata maupun perkonomian,” kata Wakil Ketua DPRD Padang, Muhidi di Padang, Sabtu.
    Ia mengatakan saat ini pemerintah kota telah melakukan perbaikan secara menyeluruh di sepanjang Pantai Purus dan diharapkan dapat dilakukan secara konsisten untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
    Menurutnya, Pantai Purus telah lebih bersih dan nyaman sehingga dinilai mampu semakin meningkatkan angka kunjungan ke kawasan tersebut. Hal ini tentunya juga akan berdampak pada omzet pedagang sekitar dan pendapatan asli daerah (PAD) melalui penarikan retribusi.
    Sementara anggota DPRD Padang lainnya, Elly Thrisyanti mengapresiasi keberhasilan pemerintah kota dalam melakukan pembersihan Pantai Purus dari pedagang dan bangunan liar di kawasan itu, apalagi hal itu dilakukan tanpa adanya kekerasan dan insiden yang besar.
    “Kami juga mengapresiasi warga setempat yang turut mendukung sehingga mampu mempercepat pembangunan dan kemajuan Kota Padang,” katanya.
    Anggota DPRD Padang lainnya, Muharlion mengatakan keberhasilan pemkot sejauh ini tentunya tidak terlepas dari dukungan semua elemen, baik dari Muspida, tokoh masyarakat dan Muspika yang memiliki komitmen untuk memajukan Kota Padang.
    Terwujudnya pembersihan sepanjang pantai melalui proses yang perlahan sebenarnya karena menggunakan proses pendekatan secara kekeluargaan kepada warga untuk dapat melakukan pembenahan tersebut.
    “Manfaat dari pembenahan ini juga akan dirasakan oleh masyarakat nantinya, termasuk omzet karena kunjungan wisatawan akan meningkat,” ujarnya.
    Sebagaimana diketahui, kawasan sekitar Pantai Purus dulunya identik sebagai daerah yang kumuh, penuh dengan bangunan liar dan dikenal sebagai lokasi tindakan tercela dengan adanya tenda ceper.
    Namun saat ini kawasan itu telah bersih dari bangunan-bangunan sepanjang pantai dan para pedagang telah dipindahkan ke lokasi yang lebih repsentatif yaitu Lapau Panjang Cimpago (LPC) serta semakin ramai wisatawan baik lokal, nasional maupun asing.
    Wakil Wali Kota Padang, Emzalmi mengatakan kawasan sepanjang Pantai Padang itu juga akan dijadikan kawasan pedestrian yang nyaman bagi pejalan kaki dan para pengunjung.
    Ia menyampaikan untuk mewujudkan hal itu, maka kawasan Pantai Padang harus bebas dari bangunan agar terlihat indah, tertata dan menarik termasuk diperlukan pembersihan batu grip pantai hingga arah Muaro.
    “Perencanaan ini telah matang dan tertuang dalam Detail Engineering Design (DED) dan akan disosialisasikan pada masyarakat setempat,” ujarnya.
    Sosialisasi kepada masyarakat tersebut akan diaplikasikan melalui pemasangan bilboard di berbagai lokasi serta melalui media massa.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com