• DJP Kalbar Gagal Serahkan Tersangka Penunggak Pajak

    0

    Pontianak, jurnalsumatra.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Barat gagal menyerahkan tersangka berinisial Jlt beserta barang bukti yang berkaitan tunggakan pajak senilai Rp4,2 miliar, kepada Kejaksaan Tinggi Kalbar.
    “Rencananya kami akan menyerahkan tersangka bersama barang bukti kepada pihak Kejati Kalbar untuk diproses hukum selanjutnya, tetapi gagal, karena tersangka tidak memenuhi pemanggilan pertama kami,” kata Humas Kanwil DJP Kalbar Taufik Wijiyanto di Pontianak, Kamis.
    Ia menjelaskan, pihaknya kembali akan melakukan pemanggilan kedua kepada tersangka penunggak pajak tersebut.
    “Bila diperlukan pemanggilan juga akan melibatkan pihak jaksa dan kepolisian untuk melakukan penahanan terhadap tersangka tersebut,” ungkapnya.
    Tersangka diancam pasal 39 ayat (1) KUP, karena melakukan tindak pidana dibidang perpajakan, dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara, kata Taufik yang enggan memberikan keterangan lebih rinci terkait kasus tersebut.
    Dalam kesempatan itu, Humas Kanwil DJP Kalbar menyampaikan permohonan maafnya kepada awak media yang sudah menunggu lama rencana penyerahan tersangka penunggak pajak oleh Kanwil DJP Kalbar kepada pihak Kejati Kalbar, di Jalan Subarkah, tetapi gagal karena tersangka tidak memenuhi pemanggilan tersebut.
    Sebelumnya, pertengahan 2015, Kanwil DJP Kalbar melakukan upaya “gijzeling” atau penyanderaan terhadap seorang pengusaha berinisial WH (32) selaku penanggung pajak PT RSL yang menunggak sebesar Rp540 juta.
    Penunggak pajak tersebut diamankan di Lapas Klas II A Pontianak. Berdasarkan data dari Kanwil Ditjen Pajak Kalbar, tunggakan pajak perusahaan itu sudah berlangsung bertahun-tahun yakni sejak 2007.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com