• Distan Lebak Jamin Pangan Cukup 12 Bulan

    0

         Lebak, jurnalsumatra.com – Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menjamin persediaan pangan lokal di daerah ini relatif cukup dan aman selama 12 bulan.
    “Kita memiliki 20.000 lumbung pangan di masyarakat dan jika rata-rata dikonversi beras sebanyak dua ton/lumbung pangan, sehingga  diakumulasikan jumlah total 40.000 ton beras,” kata Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak Dede Supriatna saat dihubungi di Lebak, Senin.
    Selama ini, persediaan pangan lokal di Kabupaten Lebak tidak ada masalah dan mencukupi untuk kebutuhan konsumsi keluarga.
    Sebab kebiasaan petani jika musim panen, mereka selalu menyimpan gabah di lumbung-lumbung pangan atau “leiut”.
    Sedangkan, sebagian lainya mereka menjual hasil panen tersebut ke pasaran.
    Karena itu, pihaknya menjamin stok pangan lokal mencukupi dan relatif aman hingga 12 bulan ke depan.
    “Kami minta petani terus mengoptimalkan produksi pangan melalui gerakan percepatan tanam itu,” katanya.
    Ia juga mengatakan, petani Kabupaten Lebak bila musim panen mereka menyimpan gabah-gabah di gudang leuit untuk persedian pangan.
    Kebanyakan petani yang menyimpan stok pangan lokal itu di Kecamatan Cibeber, Malingping, Sobang, Muncang, Cipanas, Cihara, Panggaranagan, Bayah dan Sajira,termasuk masyarakat komunitas Baduy.
    “Semua petani di daerah itu hingga kini belum terjadi kerawanan pangan,” ujarnya.
    Kepala Seksi Produksi Daerah dan Ketahanan Pangan Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak, Kushilman mengatakan, stok pangan hingga kini relatif aman dan mencukupi hingga 12 bulan karena produksi beras surplus.
    Kebutuhan beras untuk penduduk Kabupaten Lebak sebanyak 1,2 juta jiwa mencapai 163.350.422 kilogram.
    “Jika dirata-ratakan kebutuhan beras per kapita sebanyak 134 kilogram, sehingga stok beras lokal aman di pasaran,” katanya.
    Sementara itu, H Baden, seorang pedagang di Pasar Rangkasbitung Lebak mengaku hingga kini stok beras lokal dari berbagai daerah di wilayah Kabupaten Lebak melimpah.
    “Saya kira persediaan beras lokal tidak ada masalah hingga akhir 2016,” jelasnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com