• Dinkes Sukabumi Waspadai Penyebaran DBD

    0

         Sukabumi, jurnalsumatra.com – Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Jawa Barat mengantisipasi penyebaran penyakit demam berdarah dengue atau  DBD, karena pada peralihan musim ini penyebaran penyakit ini cukup cepat.
    “Penyebaran kasus DBD hampir merata di setiap kecamatan, bahkan hampir seluruh kelurahan menjadi lokasi endemis,” kata Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Sukabumi, Irma Agristina di Sukabumi, Rabu.
    Menurutnya, untuk antisipasi penyebaran penyakit yang bisa menyebabkan kematian, pihaknya melakukan berbagai upaya salah satunya melalui fogging atau pengasapan di lokasi-lokasi endemis.
    Namun, pengasapan seperti ini tidak optimal karena hanya bisa membunuh nyamuk dewasa saja, sehingga jentik dan telurnya masih bisa berkembang.
    Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar bergotong royong melakukan pemberantasan sarang nyamuk di lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
    Selain itu, melakukan mengubur barang bekas, menutup air dan menimbun genangan air serta menyalakan obat atau menggunakan lotion antinyamuk.
    “Setiap tahunnya kasus DBD di Kota Sukabumi meningkatn, bahkan pada tahun lalu ada enam warga yang meninggal dunia akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti ini,” tambahnya.
    Irma mengatakan data Dinkes Kota Sukabumi pada 2014 terdapat 506 kasus DBD dan pada 2015 kasusnya meningkat menjadi 793 kasus. Pada tahun ini pihaknya masih melakukan pendataan dan sudah ada beberapa kecamatan yang ditemukan adanya warga yang terjangkit penyakit ini.
    Pihaknya juga mengimbau kepada warga, jika ditemukan adanya orang yang terkena gejala DBD seperti demam tinggi, terdapat ruam di mulut serta timbul bintik merah di tubuh agar segera dilarikan ke tempat pengobatan seperti puskesmas maupun rumah sakit. Karena jika penyakit ini telat diobati, bisa menyebabkan kematian.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com