• Dinkes Papua Fokus Tangani DBD-Penyakit Menular

    0

        Jayapura, jurnalsumatra.com – Dinas Kesehatan Provinsi Papua berupaya selalu fokus saat menangani kasus demam berdarah dengue (DBD) dan  penyakit menular lainnya baik akibat bakteri, virus tertentu, maupun perpindahan melalui hewan.
    “Pencegahannya semua kategori penyakit menular baik karena bakteri virus tertentu maupun sektor hewan, termasuk DBD, sekarang ini memang harus serius penanganannya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Papua, drg Aloysius Giyai, di Jayapura, Sabtu.
    Bahkan, menurut dia, tengah diuapayakan penanganan kasus DBD secara cepat atau begitu muncul langsung ditangani.
    “Kita berupaya bagaimana penanganannya secepat mungkin, begitu DBD muncul langsung ditangani, itu yang kita terapkan,” ujar mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Abepura itu.
    Hanya saja, menurut dia, masing-masing kabupaten yang ada di Papua begitu terjadi wabah atau kejadian luar biasa (KLB) terkadang Dinas Kesehatan Provinsi Papua kewalahan karena tidak ada dana siaga yang bisa digunakan untuk penanganan cepat.
    “Hal-hal seperti ini terjadi dimana pun padahal bersifat tanggap darurat dan direspon oleh Dinas Kesehatan kabupaten/kota di Papua,” ujarnya.
    Dinas Kesehatan ((Dinkes) Kabupaten Sarmi, misalnya, sedang fokus menangani kasus demam berdarah dengue (DBD) setelah ditemukan dua kasus penyakit menular tersebut pada 2015.
    “Sarmi dulu kan bebas dari DBD tetapi kini ada DBD, di 2015 kemarin itu kita dapat kasus DBD-nya dua. Di Sarmi satu dan di Bonggo satu,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sarmi, Papua dr Yanto Lipu.
    Yanto mengatakan, penelitian Kemenkes menyatakan bahwa masih ada kasus DBD di Sarmi sehingga Diskes Sarmi berupaya untuk memberantas kasus itu.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com