• Di Lahat Ratusan Tower Seluler Tidak Berizin

    0

    Lahat, jurnalsumatra.com – Sedikitnya ada 124 tower seluler yang ada tersebar di Bumi Seganti Setungguan, tidak lagi memperpanjang izin. Atau, tepatnya sejak 2001 ratusan tower tersebut, masa izin sudah masuk Expired (kadaluarsan red), dan tidak memperpanjang kembali ke BPPT dan PMD Lahat.

    “Namun, semua pemilik tower yang masih berdiri saat ini, sudah kita dilayangkan surat pemberitahuan kepada perusahaan seluler bersangkutan, supaya dalam waktu dekat agar diperpanjang,” ungkap Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Rivai SE melalui Kepala Badan Perizinan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal Daerah (BPPT dan PMD), Elfa Edison didampingi Kepala Bidang (Kabid) Jasa Tertentu, Syamsul Bustoni Ssos pada jurnalsumatra.com.

    Menurutnya, sebelum BPPT dan PMD terbentuk setidaknya ada 69 tower, dimulai dari 2001, setelah berdirinya Badan Perijinan sampai 2015 bertambah 55 tower lagi. Namun, setelah dicek kelapangan ternyata berjumlah ratusan tower yang masih berdiri sudah habis izinnya.

    “Yang jelas, pihak perijinan sendiri sudah menghimbau kepada perusahaan tower seluler baik di Jakarta dan Palembang untuk memperpanjang ijin melalui Bupati Lahat No 503.3/814/BPPT dan PMD/2015, tertanggal 16 November 2015,” tutur Elfa.

    Lebih jauh, dijelaskan Elfa, ketentuan ijin-ijin yang harus diperbaharui diantaranya, ijin gangguan (HO), izin tanda daftar perusahaan (TDP) dan surat izin usaha perdagangan (SIUP). Satu pun belum ada yang diperpanjang.

    “Nah, sedangkan untuk HO sendiri berlaku sampai tiga tahun sedangkan untuk pajak PBB dibayarkan setiap tahun, akan tetapi sejumlah tower seluler belum ada realisasinya sama sekali,” ucapnya lugas. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com