• Calon Petahana Kabupaten Siak Dituding Lakukan Kecurangan

    0

    Jakarta, Jurnalsumatra.com – Pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Siak, Suhartono dan Syahrul, menggugat Pilkada Kabupaten Siak, Provinsi Riau, dengan dugaan kecurangan oleh calon petahana pasangan Syamsuar-Alfedri.
    “Telah terjadi pemanfaatan dana APBD oleh Pihak Terkait sebagai bupati atau ‘incumbent’ di beberapa tempat secara meluas,” ujar Badrul Munir selaku kuasa hukum Suhartono-Syahrul di Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta, Selasa.
    Hal itu dikatakan Badrul di depan Majelis Hakim Konstitusi dalam sidang pendahuluan perselisihan hasil Pilkada Serentak 2015.
    Pihak pemohon menuding pihak terkait yaitu pasangan calon Syamsuar-Alfedri, selaku petahana, telah memanfaatkan dana APBD dalam bentuk pemberian hadiah dan bantuan sosial berupa beasiswa untuk mempengaruhi pilihan para pemilih.
    Beasiswa diberikan oleh Syamsuar-Alfredi berupa Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang diberikan pada masa tenang jelang pencoblosan.
    KIP diberikan kepada masyarakat di Kabupaten Siak, tanpa mensyaratkan surat keterangan tidak mampu.
    “Padahal secara umum dana KIP dapat dicairkan dengan syarat adanya surat keterangan tidak mampu. Namun, KIP diberikan hanya dengan menunjukkan nama siswa atau siswi penerima KIP,” ungkap Badrul.
    Menurut pihak pemohon, tindakan yang dilakukan oleh petahana telah melanggar Pasal 71 Undang-Undang Nomor 8/2015 tentang petahana yang dilarang menggunakan program dan kegiatan pemerintah daerah.
    Pihak pemohon kemudian meminta KPU Provinsi Riau dan atau KPU Kabupaten Siak, supaya kemenangan pasangan Syamsuar-Alfedri dibatalkan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com