• BPBD Pertimbangkan Aspek Berkembangnya Perekonomian Kawasan Relokasi

    0

         Bantul, jurnalsumatra.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mempertimbangkan aspek berkembangnya perekonomian dalam menyiapkan kawasan relokasi warga terdampak bahaya longsor di Wukirsari.
    “Yang namanya relokasi ada beberapa aspek yang harus diperhatikan, selain dari sisi keamanan juga memenuhi aspek berkembangnya usaha, jadi harus layak usaha,” kata Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto di Bantul, Selasa.
    Menurut dia, pernyataan itu menanggapi pemilihan lokasi di bekas lahan pertanian wilayah Giriloyo, Desa Wukirsari sebagai kawasan permukiman bagi 25 KK warga desa itu yang direlokasi karena tinggal di lereng perbukitan rawan tanah longsor jika hujan deras.
    Pihaknya tidak membantah bahwa lahan relokasi yang disiapkan lembaganya dan pemerintah desa setempat seluas 5.000 meter persegi di atas tanah kas desa itu sebelumnya merupakan lahan yang ditanami padi.
    “Jadi saya kira tidak terlalu signifikan mengganggu lahan hijau di Bantul, karena dari sisi kemanusiaan kita membutuhkan itu, pemerintah desa juga sepakat menyediakan di sini (bekas lahan hijau),” katanya.
    Ia mengatakan, dengan aspek berkembangnya perekonomian di kawasan permukiman terpenuhi maka harapannya warga yang menghuni kawasan relokasi bisa lebih berkembang misalnya dengan berwirausaha karena akses lebih mudah.
    “Selain itu, relokasi juga memenuhi layak huni, sehingga mana kala beberepa aspek itu tidak terpenuhi, misalnya kita siapkan di bukit yang aman dari bahaya pun, mereka susah untuk berkembang,” katanya.
    Ia juga mengatakan, kawasan relokasi yang kini sudah mulai pembangunan dengan bantuan stimulan Rp20 juta per KK itu, sebelumnya juga merupakan kawasan yang sering terkena dampak banjir saat hujan karena berbatasan dengan Sungai Celeng.
    “Kalau musim hujan dulunya tergenang air, namun kan sudah digarap agar tidak kena banjir lagi, disamping itu pemilihan lokasi karena pertimbangan akses, sebab ada sebagian dari mereka yang pulang kerja diatas pukul 19.00 WIB,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com