• BKKBN: Rp97,2 Miliar Dihemat Berkat Kelahiran Tercegah

    0

         Makassar, jurnalsumatra.com – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Rini Riatika Djohahri mengatakan sebesar Rp97,2 miliar anggaran pemerintah dapat dihemat berkat kelahiran yang tercegah.
    “Pada tahun 2014 angka kelahiran tercegah di Sulawesi Selatan sebesar 194.407 kelahiran. Jika angka ini kita konversi ke biaya pemeriksaan antenatal care dan pembiayaan persalinan kelahiran yang disiapkan pemerintah, misalnya dengan biaya Rp500 ribu, maka Sulawesi Selatan dapat menghemat dana sebesar kurang lebih Rp97,2 miliar,” papar Rini di Makassar, Kamis.
    Saat ini, kata dia, pertumbuhan penduduk di Sulsel mampu dikendalikan pada kisaran 1,17 persen. Lebih kecil dibandingkan  target pertumbuhan penduduk nasional yang mencapai 1,3 persen, juga jauh lebih kecil dibandingkan dengan pertumbuhan penduduk nasional saat ini yang angkanya mencapai 1,4 persen.
    “Jadi pertumbuhan penduduk Sulsel cukup ideal,” imbuh Rini.
    Meski demikian, Rini mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dan sasaran strategis yang harus dicapai oleh BKKBN Sulsel.
    “Diantaranya, rata-rata jumlah anak yang dimiliki seorang wanita sampai masa akhir reproduksinya sebesar 2,6 anak dari target 2,28 anak,” katanya.
    Sementara dari segi jumlah peserta KB Aktif, baru terdapat 749.462 orang dari total pasangan usia subur yang mencapai 1.460.940 orang.
    “Artinya baru 51,3 persen yang menjadi peserta aktif, dari target kami sebesar 66 persen,” jelasnya.
    Untuk itu, BKKBN akan terus melakukan langkah penguatan
    Program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), salah satunya melalui pembentukan Kampung KB.
    “Kampung KB ini akan dicanangkan hari ini,” tuturnya.
    Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang berharap BKKBN tidak hanya mengendalikan kelahiran, tetapi juga berperan dalam upaya menciptakan keluarga yang berkualitas.
    “Jadi bukan hanya pengendalian kelahiran, tetapi juga bagaimana membina keluarga sehingga menghasilkan keluarga yang berkualitas,” kata Wagub Sulsel.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com