• BASARNAS: Seluruh Korban Tenggelam Perairan Jetis Ditemukan

    0

    Cilacap,jurnasumatra.com – Seluruh korban tenggelam di perairan Jetis, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, berhasil ditemukan, kata Koordinator Badan “Search and Rescue” Nasional (Basarnas) Pos SAR Cilacap Mulwahyono.
    “Korban terakhir yang ditemukan adalah Dampil (35), warga Desa Jetis, Kecamatan Nusawungu, Cilacap,” katanya di Cilacap, Selasa.
    Menurut dia, jasad Dampil ditemukan di tepi pantai oleh tim SAR gabungan yang sedang melakukan penyisiran di darat pada pukul 11.00 WIB.
    “Korban ditemukan pada jarak sekitar 1 kilometer sebelah timur lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia,” katanya.
    Setelah dievakuasi oleh tim SAR gabungan, kata dia, jenazah Dampil segera dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan.
    Dengan ditemukannya jenazah Dampil, lanjut dia, operasi pencarian korban tenggelam di perairan Jetis berakhir dan seluruh personel SAR gabungan yang terlibat telah kembali ke pangkalan masing-masing.
    “Selain Basarnas Pos SAR Cilacap, operasi pencarian ini juga melibatkan personel Tagana Banyumas, SAR Jetis, SAR Lawet Perkasa Kebumen, SAR Banyumas, Radio Antar-Penduduk Indonesia (RAPI) Banyumas, TNI/Polri, serta dibantu nelayan setempat,” katanya.
    Seperti diwartakan, sebanyak tiga dari empat orang nelayan yang menggunakan dua perahu berbeda tenggelam di sekitar perairan Jetis, Kecamatan Nusawungu, Cilacap, pada Senin sekitar pukul 06.30 WIB.
    Dua perahu itu terdiri atas perahu Daya Asih digunakan Yanto (45) dan Gubleng (50), warga Desa Banjarsari, Kecamatan Nusawungu, untuk mencari ikan di Pantai Banjarsari, Desa Jetis, Nusawungu, sedangkan perahu Buana Sagu digunakan Titor (40) dan Dampil (35), warga Desa Jetis, Kecamatan Nusawungu, untuk mencari ikan di Pantai Cemoro Sewu.
    Saat keempat nelayan tersebut sedang mencari ikan di pinggiran perairan, kedua perahu itu diterjang gelombang tinggi hingga akhirnya terbalik dan keempat penumpangnya terseret gelombang.
    Beruntung, salah seorang nelayan bernama Titor selamat dalam musibah tersebut sedangkan tiga nelayan lainnya, yakni Yanto, Siswanto alias Gubleng, dan Dampil terseret gelombang hingga akhirnya tenggelam dan hilang.
    Setelah dilakukan pencarian, jasad Siswanto alias Gubleng berhasil ditemukan pada Senin (11/1), pukul 11.15 WIB, setelah tersangkut jaring oleh nelayan yang sedang mencari ikan di sekitar perairan Jetis atau pada jarak 500 meter ke arah timur dari lokasi kejadian.
    Sementara korban atas nama Yanto (45) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (12/1), pukul 00.30 WIB, oleh nelayan setempat sekitar 1 kilometer sebelah timur lokasi kejadian.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com