• Anggar – Sumatera Selatan Turunkan 21 Atlet Di Pon

    0

    Palembang, jurnalsumatra.com – Sumatera Selatan akan menurunkan 21 atlet pada Pekan Olahraga Nasional ke-19 di Jawa Barat, 17-29 September, untuk tetap menjaga peluang meraih empat medali emas seperti yang diperoleh pada PON sebelumnya di Riau tahun 2012.
    Ketua Umum Pengurus Provinsi Ikatan Anggar Seluruh Indonesia Nasrun Umar di Palembang, Minggu, mengatakan, kepastian untuk menurunkan kekuatan penuh 21 atlet ini diambil setelah menghadap langsung Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin.
    “Setelah saya melapor ke gubernur dan menjelaskan apa yang terjadi, akhirnya gubernur memberikan restu untuk mengirimkan semua atlet yang lolos ke PON,” kata Nasrun menjawab rencana KONI Sumsel untuk hanya mengirimkan 10 atlet ke PON.
    Ia mengemukakan, beberapa hal yang menjadi pertimbangan gubernur selaku penasihat organisasi yakni peluang untuk mendapatkan medali yang sangat terbuka.
    Pada PON di Riau tahun 2012, Tim Anggar Sumsel keluar sebagai juara umum dengan menyumbangkan 4 medali emas, 4 medali perak, dan 5 perunggu, dari 12 nomor yang dipertandingkan.
    Meski komposisi tim pada PON Jabar ini sudah berubah tapi Nasrun menjamin bahwa Tim Sumsel masih bisa menjadi tim yang terbaik di Indonesia.
    Menurutnya, perpaduan antara atlet junior dan senior bakal menjadi kekuatan tersendiri mengingat beberapa atlet muda sudah tercatat sebagai bagian dari Tim Nasional SEA Games, seperti Tauhid Ramadhan dan Ricky Dhisulimah.
    Lantaran itu, Ikasi Sumsel tidak terlalu memusingkan kepindahan enam atlet yang pernah memperkuat Sumsel di PON Riau, ke Jawa Timur.
    Keenam atlet itu adalah Hendrawan Susanto (medali emas foil putra perorangan), Hendri Eko Budianto (medali emas sabre putra beregu/medali perak sabre putra perorangan), Reni Anggraini (medali emas sabre putri beregu/medali perunggu sabre putri perorangan), Novi Susanti (medali emas sabre putri beregu), Jeaned Alfrida (medali perak epee putri beregu/medali perak epee putri perorangan), dan Lestari (medali perak foil putri beregu/medali perak foil perorangan).
    “Dengan kekuatan saat ini, saya yakin masih bisa berprestasi,” kata Nasrun.
    KONI Sumatera Selatan selektif dalam mengirim atlet PON karena keterbatasan dana untuk memberangkatkan kontingen.
    Ketua Umum Pengurus Provinsi KONI Sumsel Muddai mengatakan, keputusan tersebut harus diambil mengingat atlet yang meraih tiket ke PON tidak seluruhnya berpeluang meraih medali.
    “Tim di KONI sudah melakukan pemetaan, sehingga dari 269 atlet peraih tiket ke PON dari 33 cabang olahraga, rencananya hanya akan diberangkatkan 165 atlet saja,” kata Muddai.
    Pada PON lalu di Riau, Sumsel bertengger pada peringkat 14, sementara pada PON Jawa Barat ini, Sumsel memiliki target untuk menembus 10 besar.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com