• Alex : Jelang Asean Games Tak ada Pembangunan

    0

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Sumatera Selatan terus mempercantik diri dalam hal ini Pembangunan infrastruktur yang saat ini digenjot oleh pemerintah Provinsi Sumsel dalam mengahadapi Asean Games 2018.

    Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin meminta masyarakat tidak melakukan pembangunan infrastruktur selama tiga bulan sebelum pelaksanaan Asian Games 2018. Ini untuk menjaga kecantikan dan kebersihan Kota Palembang.

    “Kalau di pinggir kota, silakan, tapi kalau pusat kota dan jalan utama tidak boleh ada pembangunan,” jelas alex. Malahan dia berharap, enam bulan sebelum Asian Games 2018, Kota Palembang sudah harus bersih dan tidak boleh ada pembangunan di pusat kota. “Seperti Pasar Cinde, kalau sekarang kumuh dan becek, setelah jadi pasar modern lebih rapi. Tapi syaratnya satu, pedagang lama tidak boleh tergusur, sudah diinventarisir dan itu yang diutamakan. Setelah itu baru bisa penambahan pedagang baru,” katanya, pada jurnalsumatra.com.

    Proses pembangunan di Kota Palembang tak hanya pada kawasan Jakabaring Sport City (JCS), yang menjadi lokasi penyelenggaraan Asian Games, namun juga infrastuktur pendukungnya.

    Setidaknya, tiga tahun sebelum penyelenggaraan Asian Games, sudah Rp23 triliun dana pusat digelontorkan ke Sumsel. Pembangunan infrastruktur yang dikebut di antaranya jalan tol, Jembatan Musi IV, Musi VI, pengadaan sarana kereta light rail transit (LRT) di tengah Kota Palembang, hingga pengembangan kawasan ekonomi, pariwisata, dan lainnya.

    Alex mengatakan, Kota Palembang sebagai salah satu tuan rumah Asian Games 2018, akan makin dibenahi. Berbagai sarana dan layanan publik akan diubah menjadi berkelas internasional. Selain LRT, Palembang juga akan mendapatkan alokasi bus Transmusi. “Ini benar-benar membuat Palembang makin maju,” katanya.

    Tak hanya sarana transportasinya, kata Alex, pembangunan sarana penunjangnya lainnya juga dikebut. Di tahun 2016, pembangunan dua Jembatan Musi, guna mengurai kemacetan di pusat kota dilanjutkan.

    Jembatan Musi IV yang menghubungkan kawasan 3 Ilir dan 14 Ulu, sedangkan Musi VI akan menghubungkan kawasan 32 Ilir dan 2 Ulu terus dibangun oleh pemerintah pusat dan daerah.

    “Selain di Palembang, Sumsel juga kebagian pembangunan jalan tol yang sudah mulai dilaksanakan pada 2015. Sedangkan tahun depan, pembangunan tersebut terus dilanjutkan,” katanya. Geliat pembangunan, kata Alex, tidak hanya pada transportasi, tapi juga pemukiman. Saat ini, pembangunan Rusunawa dan Rusunawi terus dibangun di kawasan Ulu Kota Palembang.(yuyun)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com