• 948.416 Kendaraan Lintasi Jalan Nasional Di Penajam

    0

         Samarinda, jurnalsumatra.com – Kepala Dinas Perhubungan, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Ady Irawan mengemukakan tercatat lebih kurang 948.416 unit kendaraan melintasi jalan nasional yang ada di daerah setempat sepanjang 2015.
    “Jalan nasional di wilayah Penajam Paser Utara merupakan jalan lintas yang menghubungkan Kalimantan Timur dengan Kalimantan Selatan, sehingga intensitas kendaraan yang melalui jalan itu cukup tinggi,” kata Ady Irawan saat dihubungi di Penajam, Rabu.
    Berdasarkan laporan harian rata-rata Dishubbudpar Kabupaten Penajam Paser Utara, jumlah kendaraan yang melintasi jalan nasional di wilayah itu pada 2015 mencapai 2.598 kendaraan per hari atau 948.416 kendaraan per tahunnya.
    “Laporan itu berdasarkan nomor polisi kendaraan dari dalam daerah maupun luar daerah, seperti Kalimantan Selatan, Kabupaten Paser, Kota Balikpapan, dan kota lainnya, termasuk aktivitas bongkar muat di pelabuhan feri ‘speedboat’ dan pelabuhan klotok,” ujar Ady Irawan.
    Ia merinci kendaraan roda dua yang melintasi jalan nasional di wilayah Penajam Paser Utara mencapai 1.706 unit per hari atau 622.690 kendaraan per tahun, kemudian kendaraan roda empat sebanyak 579 unit per hari atau 211.189 kendaraan per tahun.
    Sedangkan kendaraan roda enam atau lebih yang melintasi jalan nasional di wilayah Penajam Paser Utara sebanyak 314 unit per hari atau 114.537 kendaraan per tahun.
    Dengan tingginya intensitas kendaraan yang melalui jalan nasional di wilayah Penajam Paser Utara tersebut, lanjut Ady Irawan, rencana pembangunan jembatan penghubung Penajam dengan Balikpapan sangat dibutuhkan.
    “Apalagi, seiring pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk di wilayah Kalimantan Timur, intensitas kendaraan tersebut akan mengalami peningkatan setiap tahunnya, sehingga keberadaan jembatan tol Teluk Balikpapan tersebut sangat penting,” ujarnya.
    “Jembatan penghubung Penajam-Balikpapan menjadi kebutuhan sebagai akses transportasi, sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Ady Irawan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com